Lima Pasar di Kota Serang Terbengkalai, Walikota Akan Lakukan Evaluasi

Kamis, 13 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | SERANG

Sebanyak lima pasar tradisional di Kota Serang hingga kini terbengkalai dan belum difungsikan sebagaimana mestinya. Kondisi ini diduga terjadi akibat kurangnya kajian mendalam sebelum pembangunan dimulai, sehingga berujung pada pemborosan anggaran.

Kelima pasar yang mangkrak tersebut adalah Pasar Lebak Wangi di Kecamatan Walantaka, Pasar Taktakan di Kecamatan Taktakan, Pasar Jenggot Margaluyu di Kecamatan Kasemen, Pasar Banjarsari di Kecamatan Cipocok Jaya, serta Sentra Industri Kecil Menengah (IKM).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, mengakui permasalahan tersebut dan menyatakan akan melakukan evaluasi untuk menentukan langkah selanjutnya.

Baca Juga :  Bupati Zakiyah Beberkan 16 Program Prioritas di Musrenbang RPJMD 2025-2029

“Iya, betul (mangkrak),” kata Budi, kemarin.

Menurutnya, pihaknya akan melakukan kajian bersama tim Satgas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang untuk mencari solusi terbaik. Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah membuka trayek angkutan umum menuju pasar-pasar tersebut guna meningkatkan aksesibilitas masyarakat.

“Kita lihat dari hasil kajian. Kalau memang masalahnya karena tidak ada angkutan umum, ya kita akan buat trayek ke sana. Tapi kalau memang tidak memungkinkan, ya mungkin tidak akan difungsikan,” jelasnya.

Baca Juga :  Buka Rakorbinwas 2025, Wagub Dimyati Tekankan Akuntabilitas dan Strategi ‘7P’ Cegah Korupsi

Budi juga mengungkapkan bahwa pembangunan pasar-pasar tersebut dilakukan tanpa analisis yang matang. “Karena awalnya memang tanpa ada kajian. Udah tahu tempat sepi, tapi tetap dibangun pasar,” ungkapnya.

Meski demikian, ia memastikan bahwa pihaknya telah menginventarisasi kondisi pasar-pasar tersebut dan berencana mengaktifkannya secara bertahap.

“Insya Allah semuanya sudah diinventarisasi. Tapi nggak bisa langsung digas semua dalam setahun,” pungkasnya. (hed/BN/ris)

Berita Terkait

Gubernur Tekankan Pentingnya Peran Perempuan dalam Pembangunan
Bedug Diusulkan Jadi Simbol Pembuka Acara Resmi
Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten
Tinawati: PKK Bangun Banten dari Kesejahteraan Keluarga
Tinawati: APAR Penting untuk Antisipasi Kebakaran Rumah
Kapolda Banten Jalin Silaturahmi Kamtibmas Bersama PWI Banten
Mulai Mei, Urus Pajak Kendaraan Bekas di Banten Makin Gampang
Ikuti arahan Gubernur, Kadis Dindikbud Banten Pastikan Rombel 36 untuk SMA dan SMK
Berita ini 790 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:57 WIB

Gubernur Tekankan Pentingnya Peran Perempuan dalam Pembangunan

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:03 WIB

Bedug Diusulkan Jadi Simbol Pembuka Acara Resmi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:33 WIB

Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:07 WIB

Tinawati: PKK Bangun Banten dari Kesejahteraan Keluarga

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:15 WIB

Tinawati: APAR Penting untuk Antisipasi Kebakaran Rumah

Berita Terbaru