Pemda dan Pemkab Lempar Tanggungjawab Terkait Pencemaran Sungai Cidurian

Selasa, 10 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Sungai Cidurian, hitam dan bau.

Kondisi Sungai Cidurian, hitam dan bau.

bantenraya.co | TANGERANG

Sedikitnya tujuh kecamatan di Provinsi Banten yang terdampak pencemaran berat limbah di Sungai Cidurian.

Lantaran itu, Aliansi Pemerhati Sungai (Ampas) Fadli menceritakan, sejak 2017 dirinya mengawal bagaimana solusi agar Sungai Cidurian tidak tercemar limbah perusahaan Kawasan Industri Cikande.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu, Ampas membuat petisi yang ditandatangani warga, tokoh masyarakat bahkan KH. Maruf Amin sebelum beliau menjabat Wakil Presiden Indonesia.

Petisi tersebut berisi, desakan kepada Pemkab Tangerang, Pemkab Serang dan juga Pemprov Banten untuk menangani pencemaran Sungai Cidurian.

Baca Juga :  SDIT Syifa Fikriya Cikande Cetak Hafizh Hafizhah

“Petisi tersebut ditindaklanjuti oleh DLHK Provinsi Banten. Akhirnya mereka melakukan sidak baik ke Sungai Cidurian maupun pabrik yang diduga mencemari,” tegas Fadlin.

Hasil dari sidak tersebut, DLHK hanya memberikan sanksi administratif kepada pabrik yang dianggap mencemari sungai. Sehingg sanksi dirasa tidak menimbulkan efek jera,” ucap Fadlin.

Fadlin sangat menyayangkan, menurutnya jika pabrik sudah terbukti membuang limbahnya ke sungai, bisa dipidanakan.

Baca Juga :  Pemutihan denda dan tunggakan pajak ,Samsat Ciledug Ramai

“Jadi wajar saja jika dari 2018 sampai saat ini pabrik di kawawan Cikande bisa leluasa membuang limbahnya ke Sungai Cidurian,” ungkap putra asli Kresek ini.

Tidak hanya itu, sikap Pemkab Tangerang, Pemkab Serang dan juga Pemprov Banten terkesan lempar tanggungjawab. Hal tersebut yang membuat warga tandatanya?

“Intinya tidak ada keseriusan dari pemerintah daerah untuk menuntaskan pencemaran Sungai Cidurian,” beber Fadlin. (*)

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026
DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase
Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak
Menurut Maryono, Talenta yang Tepat Tentukan Kinerja
Aktivis Lingkungan Tanam 5.000 Mangrove di Pesisir Tangerang
741 Calon Jemaah Haji Lebak Siap Berangkat
Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
Prestasi Membanggakan ,Perumdam Tirta Benteng Raih Penghargaan Bergengsi Top BUMD AWARD 2026.
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:45 WIB

Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026

Jumat, 17 April 2026 - 13:41 WIB

DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase

Jumat, 17 April 2026 - 11:19 WIB

Menurut Maryono, Talenta yang Tepat Tentukan Kinerja

Kamis, 16 April 2026 - 18:45 WIB

Aktivis Lingkungan Tanam 5.000 Mangrove di Pesisir Tangerang

Kamis, 16 April 2026 - 15:42 WIB

741 Calon Jemaah Haji Lebak Siap Berangkat

Berita Terbaru

headline

SDN Daan Mogot 3 Matangkan Persiapan TKA Gelombang Pertama

Jumat, 17 Apr 2026 - 14:38 WIB

headline

Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:47 WIB

Budaya

Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:45 WIB

headline

Raker Jadi Arah Baru KORPRI Tangerang

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:43 WIB

headline

DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:41 WIB