Pemkab Serang Terus Dorong Pengembangan Desa Wisata

Kamis, 29 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


DESA WISATA : Pj Sekda Kabupaten Serang, Nanang Supriatna di sela pembahasan peningkatan daya tarik destinasi pariwisata alternatif di Aula KH. Syam’un pada Kamis, (29/2/202).

DESA WISATA : Pj Sekda Kabupaten Serang, Nanang Supriatna di sela pembahasan peningkatan daya tarik destinasi pariwisata alternatif di Aula KH. Syam’un pada Kamis, (29/2/202).

bantenraya.co | SERANG

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus berupaya untuk mendorong dalam pengembangan desa-desa menjadi destinasi wisata yang ada di Kabupaten Serang. Mengingat, salah satu penyumbang pendapatan asli daerah atau PAD yakni dari sektor wisata.

Hal itu disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Serang, Nanang Supriatna di sela pembahasan peningkatan daya tarik destinasi pariwisata alternatif di Aula KH. Syam’un pada Kamis, 29 Februari 2024. ”Acara ini untuk melaksanakan evaluasi bagi destinasi wisata yang sudah di SK (surat keputusan) kan oleh ibu bupati,”ujar Nanang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nanang mengatakan, ada sekitar 31 destinasi wisata yang di-SK-kan oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah untuk dikembangkan oleh instansi terkait yakni Disporapar beserta jajaran yang juga di bantu OPD-OPD terkait. Tujuannya untuk membantu mengevaluasi dan meningkatkan destinasi wisata agar mengikuti 6 desa wisata unggulan yakni Desa Cikolelet, Kubang Baros, Bumi Tirtayasa dan lainnya untuk bisa lebih berkembang untuk meraih kesempatan yang bagus.

Baca Juga :  Warga Antusias Belanja di Bazar HUT Kabupaten Serang

”Pariwisata sudah meningkat kembali mengarah kepada sehat dan ini harus di tangkap oleh kita semua. Sehingga nantinya, pariwisata membawa dampak bagus bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Serang terutama masyarakat di desa itu,” katanya.

Asisten Daerah atau Asda I Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesra ini mengingatkan, berdasarkan hasil evaluasi harus diketahui apa saja kendala yang di alami desa wisata terkait kendala-kendalanya jika sulit untuk berkembang.

”Jadi, apa yang perlu di tingkatan dan bantuan, pemda akan support. Jika ada investor kita akan dorong dengan permudah perizinannya, kita pasti dukung semua,” tandasnya.

Turut hadir Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Anas Dwi Satya Prasadya, Kepala DPMD, Haryadi, Staf Khusus Bupati Bidang Pariwisata, Bimo, selaku narasumber Arief Faizal Rachman dari Universitas Trisakti, perwakilan OPD terkait dan para kepala desa (kades) serta para ketua pokdarwis.

Kepala Disporapar Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya mengatakan, dalam mengembangkan desa wisata memerlukan 3 A yakni atraksi, akselebilitas dan amenitas. Maka, jika atraksi tidak ada di desa wisata itu maka otomatis pengunjung kurang berminat maka perlu didorong harus punya atraksi dan menggali potensi alam.

Baca Juga :  Relawan 03  Banten  Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa

”Jadi tidak perlu mengubah petani menjadi pekerja lain, tapi akan dikembangkan sehingga petani merasakan dampak dari wisata yang ada di sana,”ujarnya.

Anas mencontohkan, seperti di Desa Cikolelet ada tanah yang tidak tergarap oleh masyarakat atas kerjasama yang sudah dibangun dengan Universitas Trisaksi mendatangkan sebanyak 60 mahasiswa dengan melakukan ngegurah empang dan menggarap sawah untuk menanam padi.

”Jadi, untuk mengembangkan tidak dengan mengubah kultur wisata alam namun memanfaatkan potensi yang ada. Kami monitoring terus untuk desa wisata yang belum bisa berkembang. Sedangkan untuk desa yang masuk ADWI (Anugerah Desa Wisata Indonesia) kita kasih bantuan kita support berbagai peralatan,” papar Anas. (*)

Penulis : nas

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Banten Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026
Wagub Minta BAZNAS Banten Buat Terobosan Program Zakat
Wagub Banten Ajak Kaum Perempuan Produktif Berwirausaha
Pemkot Serang Musnahkan 2.829 Botol Miras Hasil Razia
Banten Marathon Jadi Magnet Sport Tourism Daerah
Indikator Makro Banten 2025 Tunjukkan Tren Membaik
Operasi Ketupat Maung 2026, Pelanggaran dan Kecelakaan Menurun
Wakil Gubernur Banten Dorong ASN Lebih Solid
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:45 WIB

Banten Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026

Rabu, 8 April 2026 - 15:27 WIB

Wagub Minta BAZNAS Banten Buat Terobosan Program Zakat

Selasa, 7 April 2026 - 11:54 WIB

Wagub Banten Ajak Kaum Perempuan Produktif Berwirausaha

Selasa, 7 April 2026 - 11:48 WIB

Pemkot Serang Musnahkan 2.829 Botol Miras Hasil Razia

Senin, 6 April 2026 - 11:22 WIB

Banten Marathon Jadi Magnet Sport Tourism Daerah

Berita Terbaru

Banten Raya

Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:40 WIB

headline

Gubernur Banten Setuju Larangan Vape Usulan BNN

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:33 WIB

headline

Aktivis Nilai CSR Kota Tangerang Belum Maksimal

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:29 WIB