Wagub Minta BAZNAS Banten Buat Terobosan Program Zakat

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya,co | SERANG

Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, mendorong Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Banten melakukan inovasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi bersama BAZNAS Provinsi Banten di Kelurahan Cimuncang, Kota Serang, Selasa (7/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Dimyati juga menunaikan zakat melalui BAZNAS.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural memiliki peran dalam mendukung program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.

“BAZNAS diharapkan dapat membantu pemerintah melalui program-program yang tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya perencanaan program yang matang serta efisiensi dalam operasional.

Baca Juga :  Pentingnya Air Bersih bagi Kulit, PERUMDAM Tirta Kerta Raharja Beri Edukasi ke Masyarakat

“Program harus dirancang dengan baik dan dijalankan secara efektif serta efisien,” katanya.

Dimyati juga menyoroti pentingnya penyaluran bantuan yang tepat sasaran, seperti program renovasi rumah tidak layak huni bagi lansia dan penyandang disabilitas, serta bantuan permodalan bagi masyarakat produktif.

“Penyaluran harus tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa dalam tiga bulan terakhir pihaknya telah melaksanakan pengumpulan, pendistribusian, pengendalian, dan pelaporan zakat, infak, dan sedekah.

Ia juga menyebutkan rencana peluncuran gerakan infak pelajar tingkat SMA dan SMK pada 10 April 2026 serta sosialisasi kepada pelaku industri di Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  MPP Berperan Penting Tarik Investasi di Kota Tangerang

Dalam rapat tersebut disampaikan, hingga Maret 2026, total pengumpulan zakat, infak, dan sedekah di Provinsi Banten mencapai sekitar Rp12 miliar. Sebanyak 70 persen dikelola Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Pemprov Banten, sementara 30 persen dikelola BAZNAS Provinsi Banten.

Untuk zakat, infak, dan sedekah dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Banten, jumlahnya diperkirakan mencapai Rp19 miliar per tahun atau sekitar Rp1,6 miliar per bulan. (dam/hmi)

Berita Terkait

Wakil Walikota Minta ASN menjadi Garda Terdepan Komunikator yg Baik ,Wujudkan Pelayanan Prima kepada Masyarakat .
Gubernur Tekankan Pentingnya Peran Perempuan dalam Pembangunan
Tradisi Bedug Bergema di Pandeglang
Bedug Diusulkan Jadi Simbol Pembuka Acara Resmi
Pemkab Pandeglang Distribusikan 106 Hewan Kurban
Dimyati Apresiasi ASN yang Berkurban
Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten
Bank Indonesia Provinsi Banten Dorong Perluasan Ekosistem Ekonomi Syariah dan Digital untuk Banten Maju dan Sejahtera
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:52 WIB

Wakil Walikota Minta ASN menjadi Garda Terdepan Komunikator yg Baik ,Wujudkan Pelayanan Prima kepada Masyarakat .

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:57 WIB

Gubernur Tekankan Pentingnya Peran Perempuan dalam Pembangunan

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:08 WIB

Tradisi Bedug Bergema di Pandeglang

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:03 WIB

Bedug Diusulkan Jadi Simbol Pembuka Acara Resmi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:39 WIB

Pemkab Pandeglang Distribusikan 106 Hewan Kurban

Berita Terbaru

Tangerang Selatan

Cegah Praktik Ilegal, Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI

Jumat, 17 Jul 2026 - 11:21 WIB