Pemkot Tangerang Komitmen Wujudkan Bebas AIDS 2030

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan berkomitmen untuk mencapai Bebas AIDS 2030. Berbagai penanganan terus dilakukan, mulai dari skrining hingga pengobatan bagi para penederita HIV atau Orang dengan HIV (ODHIV).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Yumelda Ismawir mengungkapkan, skrining aktif dapat dilakukan di seluruh fasilitas layanan kesehatan dan pengobatan. Serta perawatan, dapat dilakukan di 39 puskesmas, satu klinik swasta dan 13 rumah sakit di Kota Tangerang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk memeriksakan diri secara sukarela dan rahasia, dapat dilakukan di puskesmas secara gratis dengan VCT. Layanan ini, menjadi pilihan yang mudah dijangkau dan tersebar di Kota Tangerang. Seluruh rumah sakit juga memiliki pelayanan pemeriksaan mandiri. Pemkot Tangerang juga memiliki layanan pemeriksaan viral load di 15 fasyankes, 13 puskesmas, dan dua rumah sakit, serta CD4 yang tersedia di Labkesda Kota Tangerang,” ungkapnya, Selasa (21/10/25).

Baca Juga :  Dana Desa di Lebak Naik, Capai Rp 354 Miliar

Ia melanjutkan, pendampingan ODHIV juga tersedia untuk memastikan proses pengobatan berjalan baik, serta pemantauan konsumsi obat secara disiplin. Layanan pendampingan di faskes juga tersedia konseling dan dukungan psikososial.

“Kolaborasi dengan komunitas serta yayasan yang aktif bergerak di penanganan ODHIV juga dilakukan secara langsung. Di antaranya Yayasan Citra Andaru Bersama dan Jaringan Indonesia Positif untuk mendampingi pengobatan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Cegah Banjir dari Hulu, Satgas Karawaci Bergerak Bersihkan Saluran Air

Masyarakat Kota Tangerang diimbau untuk melakukan tes dini secara mandiri apabila memiliki perilaku berisiko. Serta, terpenting untuk menghentikan stigma dan perundungan pada ODHIV.

“Bagi masyarakat yang ingin memeriksakan diri, khususnya bagi yang memiliki perilaku berisiko silakan kunjungi fasyankes terdekat. Pastikan untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta aman, dan tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah, juga setia pada satu pasangan. Terpenting, mari kita hentikan stigma negatif serta perundungan bagi ODHIV. Mudah-mudahan, dengan kolaborasi bersama dapat mencapai Bebas AIDS 2030,” tutupnya. (wil/dam)

 

Berita Terkait

Waspada! Tinggi Badan Berkurang pada Lansia Bisa Jadi Tanda Osteoporosis
Dinkes Kota Tangerang Optimalkan Program Cek Kesehatan Gratis di 39 Puskesmas
Terapi Radio Frekuensi, Inovasi Medis untuk Atasi Nyeri Lutut Akibat Pengapuran
Pemkot Tangerang Pastikan Ambulans Gratis 119 Siap Layani Kondisi Darurat, Begini Cara Mengaksesnya
Dinkes Pandeglang Latih Bidan FKTP
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Perkuat Edukasi Manajemen Stres Dan Dukungan Psikologi Awal
Yuk Jaim Jadi Strategi Kota Tangerang Tekan Risiko Stunting Sejak Dini
Stunting di Kota Tangerang Capai 5,4 Persen, Pencegahan Jadi Prioritas
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 14:17 WIB

Waspada! Tinggi Badan Berkurang pada Lansia Bisa Jadi Tanda Osteoporosis

Senin, 6 Juli 2026 - 15:58 WIB

Dinkes Kota Tangerang Optimalkan Program Cek Kesehatan Gratis di 39 Puskesmas

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:44 WIB

Terapi Radio Frekuensi, Inovasi Medis untuk Atasi Nyeri Lutut Akibat Pengapuran

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:58 WIB

Pemkot Tangerang Pastikan Ambulans Gratis 119 Siap Layani Kondisi Darurat, Begini Cara Mengaksesnya

Senin, 29 Juni 2026 - 13:27 WIB

Dinkes Pandeglang Latih Bidan FKTP

Berita Terbaru