PKS Enggan Komentari Upaya Penjegalan Anies di Pilkada Jakarta

Sabtu, 10 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | JAKARTA

Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid, enggan berkomentar mengenai penjegalan yang dirasakan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta. Adapun penjegalan terhadap Anies Baswedan ini pertama kali disampaikan oleh Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto.

Menanggapi hal itu, Kholid menyatakan, PKS percaya diri mendukung Anies di Pilkada Jakarta, sehingga partainya memasangkan Anies dengan Sohibul Iman (Aman) sebagai pasangan calon pada 25 Juni 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi kalau masalah isu penjegalan, saya enggak mau komentar. Tapi PKS berikhtiar semaksimal mungkin agar pasangan Aman berlayar,” kata Kholid di DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (10/08/2024).

Baca Juga :  Jokowi Berhadapan sama Anies, Ganjar Tertawa, Prabowo Kalem

Kholid menyatakan, PKS adalah satu-satunya partai yang secara terbuka mengusung Anies Baswedan sejak pertama kali. Partainya pun mengeluarkan surat keputusan untuk mendukung Anies maju Pilkada.

“Yang jelas PKS satu-satunya partai yang secara terbuka mengeluarkan SK pertama, yang secara terbuka mendeklarasikan Mas Anies yang pertama,” tuturnya.

“Ketika di saat semua partai belum mengeluarkan SK, rekomendasi, belum mendeklarasikan secara terbuka, PKS percaya diri memberikan SK-nya, memberikan deklarasinya di awal sekali,” imbuh Kholid.

Adapun saat ini, PKS tengah menjajaki opsi kedua untuk berkomunikasi dengan pimpinan partai-partai politik lain termasuk dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Baca Juga :  17 Perusahaan Tak Miliki SIPPA, DPRD Banten Mendorong Tertibkan

Komunikasi ini dipilih karena Anies sudah melewati batas 40 hari hingga 4 Agustus 2024 yang diberikan oleh PKS untuk memastikan duet Anies-Sohibul diusung.

Diketahui, PKS masih kekurangan 4 kursi untuk mengusung calon gubernur karena hanya memiliki 18 kursi.

“Ketika tenggat waktu 4 Agustus itu sudah lewat, maka opsi kedua inilah yang akan kita kaji, kita bahas dan kita perdalam. Itulah kemudian pimpinan kami berkomunikasi dengan pimpinan parpol lain termasuk dengan Koalisi Indonesia Maju,” jelasnya. (*)

Penulis : mar

Editor : chan

Berita Terkait

Rekap PSU Pilkada Serang Dimulai, Penetapan Kamis
KPU Kabupaten Serang Tetapkan PSU 19 April 2025
Golkar Banten Dukung Prinsip Demokrasi Berkeadilan
Tak Ada Gugatan, Penetapan Paslon Bupati Tangerang Terpilih Tak Perlu Keputusan MK
Pupus Sudah Impian Mad Romli jadi Bupati, KPU Tetapkan Maesyal-Intan Unggul 65,14 Persen
Intan Gelar Tasyakuran, Kemenangan Ini Dipersembahkan untuk Almarhum Ismet
Efek Domino Maesyal-Intan Lambungkan Andra-Dimyati
Kader Golkar Permalukan Mad Romli, Maesyal-Intan Menang di Kandang Beringin
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 April 2025 - 11:53 WIB

Rekap PSU Pilkada Serang Dimulai, Penetapan Kamis

Selasa, 4 Maret 2025 - 15:32 WIB

KPU Kabupaten Serang Tetapkan PSU 19 April 2025

Selasa, 25 Februari 2025 - 14:06 WIB

Golkar Banten Dukung Prinsip Demokrasi Berkeadilan

Jumat, 6 Desember 2024 - 18:45 WIB

Tak Ada Gugatan, Penetapan Paslon Bupati Tangerang Terpilih Tak Perlu Keputusan MK

Kamis, 5 Desember 2024 - 08:28 WIB

Pupus Sudah Impian Mad Romli jadi Bupati, KPU Tetapkan Maesyal-Intan Unggul 65,14 Persen

Berita Terbaru

headline

Siaga Sebelum Terjadi, Damkar Latih Pegawai Hadapi Kebakaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:14 WIB