bantenraya.co | CILEGON
Walikota Cilegon, Robinsar, memberikan isyarat akan melakukan perombakan besar-besaran terhadap pejabat di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Cilegon. Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin apel perdana di Halaman Kantor Walikota Cilegon, Senin (3/3).
Dalam sambutannya, Robinsar menegaskan bahwa proses mutasi dan rotasi jabatan akan dilakukan secara profesional, tanpa adanya praktik jual beli jabatan. Ia juga mengingatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak merasa khawatir atau melakukan pendekatan dengan motif tertentu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dari kemarin ini sudah ramai, banyak juga beberapa OPD yang melakukan pendekatan karena isu mutasi dan rotasi. Saya pastikan, bapak ibu tidak perlu khawatir, tidak perlu takut, apalagi harus mempersiapkan apapun, materi, jangan. Kami pastikan tidak ada jual beli jabatan, jadi tidak perlu pusing mikirin uang atau cari muka,” tegas Robinsar.
Lebih lanjut, ia meminta ASN di lingkungan Pemkot Cilegon untuk bekerja dengan baik dan sepenuh hati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Yang saya minta hanya satu, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami bisa melihat dan menilai siapa yang betul-betul bekerja untuk masyarakat Cilegon,” ucapnya.
Robinsar juga menyampaikan visi dan misinya untuk lima tahun ke depan, yaitu mewujudkan “Cilegon Juare”. Menurutnya, konsep “Juare” yang berarti berani atau pemenang, menjadi landasan untuk menjadikan Cilegon unggul dalam berbagai sektor, termasuk pelayanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.
“Saya ingin seluruh sektor di Cilegon ke depan bisa menjadi pemenang, minimal di tingkat Provinsi Banten. Baik pelayanan kesehatan, pendidikan, infrastrukturnya, hingga ASN-nya, saya ingin semuanya menjadi yang terbaik,” katanya.
Dengan adanya rencana perombakan OPD dan penegasan anti jual beli jabatan, Robinsar berharap pemerintahan di Kota Cilegon semakin profesional dan mampu memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat.(rga/BN/ris)







