Satpol PP Serang Segel PT. Cipta Buana Pasta

Senin, 16 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | SERANG

Diduga tidak memiliki izin dan melanggar Peraturan Daerah, PT. Cipta Buana Pasta (CBP) yang berlokasi di kawasan Pancatama desa leuwilimus kecamatan Cikande kabupaten Serang di segel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kabupaten Serang bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Bahwa penyegelan ini sudah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Satpol PP karena diduga PT. CBP melanggar Perda nomor 2 tahun 2011 tentang perdagangan dan pengelolaan lingkungan hidup. Sebagai penyelenggara trantibum ketika ada perusahaan yang melanggar harus ditindak,” ungkap Kabid Trantibu pada Satuan Satpol PP Kabupaten Serang, M. Yagi Susilo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Yagi Susilo, penyegelan tersebut sifatnya sementara hingga perusahaan dapat mengurus izin dan ketika izinnya sudah ada baru segel dibuka.

Baca Juga :  Dampingi AHY, Wagub Dimyati Dorong Penguatan Ekraf Banten

“Kami memberikan waktu sebulan. Selama seminggu tetap kita cek ke lokasi. Jika sampai ada yang merusak segel kita pidanakan sesuai pasal 232 KUHP,” tegas Yagi Susilo.

Terpisah, Petugas pengendali dampak lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang, Heny menambahkan, mengacu pada surat yang telah diterbitkan oleh Bupati Serang pada November 2024 lalu, disinyalir terdapat 15 pelanggaran ketidak sesuai muatan di dalam dokumen lingkungan dengan kenyataan di lapangan. Luas lahan dan luas bangunan tidak sesuai. Pengelolaan air limbah dan pengelolaan emisi belum punya.

Baca Juga :  Jeritan Warga Perumahan Maharta Tangsel yang Jadi Langganan Banjir

“Dari sisi perlindungan pengelolaan lingkungan hidup, dari perusahaan belum ada itikad baik dan tidak memiliki persetujuan teknis pembuangan limbah,” terangnya.

Di tempat lain, para pengguna jalan di kawasan Pancatama mengaku air buangan limbah yang diduga berasal dari PT. Cipta Buana Pasta dialirkan melalui selokan yang ada di sisi jalan dan sering meluap menutupi jalan, sehingga saat melintasi jalan tersebut terpaksa harus cari jalan yang tidak menggenang.

“Betul pak. Air limbah kadang tumpah menutupi jalan. Sebenarnya kita malas lewat jalan ini tetapi kalau muter cukup jauh menuju pabrik,” ucap Wawan salah satu pekerja di kawasan Pancatama. (mur/dam)

Berita Terkait

Mulai Mei, Urus Pajak Kendaraan Bekas di Banten Makin Gampang
Ikuti arahan Gubernur, Kadis Dindikbud Banten Pastikan Rombel 36 untuk SMA dan SMK
Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak
Banten Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026
Wagub Minta BAZNAS Banten Buat Terobosan Program Zakat
Wagub Banten Ajak Kaum Perempuan Produktif Berwirausaha
Pemkot Serang Musnahkan 2.829 Botol Miras Hasil Razia
Banten Marathon Jadi Magnet Sport Tourism Daerah
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:21 WIB

Mulai Mei, Urus Pajak Kendaraan Bekas di Banten Makin Gampang

Rabu, 29 April 2026 - 15:16 WIB

Ikuti arahan Gubernur, Kadis Dindikbud Banten Pastikan Rombel 36 untuk SMA dan SMK

Jumat, 17 April 2026 - 13:47 WIB

Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak

Selasa, 14 April 2026 - 13:45 WIB

Banten Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026

Rabu, 8 April 2026 - 15:27 WIB

Wagub Minta BAZNAS Banten Buat Terobosan Program Zakat

Berita Terbaru

headline

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:33 WIB

headline

Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:21 WIB

headline

PSG 5-4 Bayern Munich Drama Hujan Gol di Leg Pertama

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:17 WIB