Tanamkan Nilai Iman dan Takwa Sejak Dini

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | SERANG

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai iman, takwa, kesabaran, serta semangat tolong-menolong kepada anak sejak usia dini.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan berempati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak-anak kita harus ditanamkan nilai-nilai tersebut sejak dini,” ujar Dimyati usai menghadiri Manasik Haji Santri se-Kabupaten Serang di Halaman Masjid Raya Al-Bantani, Kota Serang, Minggu (26/10/2025).

Dimyati menjelaskan, kegiatan manasik haji merupakan salah satu metode pembelajaran efektif dalam menanamkan nilai-nilai keislaman kepada anak-anak melalui praktik langsung.

Baca Juga :  Jaringan Jatiuwung dan Karawaci Siap Menangkan Helmy Halim

“Dengan praktik ini anak-anak tidak hanya paham maknanya, tetapi juga belajar kesabaran dan keikhlasan. Sebab dalam ibadah haji, mereka diajarkan untuk bersama, tertib, dan ikhlas,” terangnya.

Selain aspek pendidikan agama, kegiatan manasik haji ini juga dinilai memperkuat ukhuwah islamiyah dan menanamkan rasa persaudaraan tanpa perbedaan.

“Pakaian yang dikenakan sama, melambangkan kesetaraan dan persaudaraan. Jika sudah bersaudara, maka harus saling membantu, tolong-menolong, dan saling asah, asih, serta asuh dalam kebenaran,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Dimyati menuturkan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini juga memberikan dampak ekonomi positif bagi pelaku UMKM lokal di sekitar lokasi kegiatan.

Baca Juga :  SDN Cikande 1 Peringati Maulid Nabi Muhamad SAW

“Kita bisa lihat banyak pedagang yang ikut berjualan, mulai dari kurma, alat salat, hingga perlengkapan ibadah lainnya. Ini juga menggerakkan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Masiri ZM, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 1.720 santri TKQ-TPQ dari 20 kecamatan se-Kabupaten Serang.

“Pesertanya bergantian, dan total ada 1.720 santri yang ikut pada kegiatan tahun ini,” jelas Masiri. (dam/hmi)

 

 

Berita Terkait

Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak
Banten Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026
Wagub Minta BAZNAS Banten Buat Terobosan Program Zakat
Wagub Banten Ajak Kaum Perempuan Produktif Berwirausaha
Pemkot Serang Musnahkan 2.829 Botol Miras Hasil Razia
Banten Marathon Jadi Magnet Sport Tourism Daerah
Indikator Makro Banten 2025 Tunjukkan Tren Membaik
Operasi Ketupat Maung 2026, Pelanggaran dan Kecelakaan Menurun
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:47 WIB

Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak

Selasa, 14 April 2026 - 13:45 WIB

Banten Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026

Rabu, 8 April 2026 - 15:27 WIB

Wagub Minta BAZNAS Banten Buat Terobosan Program Zakat

Selasa, 7 April 2026 - 11:54 WIB

Wagub Banten Ajak Kaum Perempuan Produktif Berwirausaha

Selasa, 7 April 2026 - 11:48 WIB

Pemkot Serang Musnahkan 2.829 Botol Miras Hasil Razia

Berita Terbaru

headline

Karya Kreatif Dibalas Prestasi, Ini Juara Lomba Video PT TNG

Rabu, 22 Apr 2026 - 18:30 WIB

Kota Tangerang

Menuju Kota Inklusif, Tenaga Kerja Disabilitas Didorong Lebih Berdaya

Rabu, 22 Apr 2026 - 16:33 WIB