bantenraya.co | CILEGON
Sebanyak 216 kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di wilayah hukum Polres Cilegon selama tahun 2024. Berdasarkan catatan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cilegon, insiden tersebut melibatkan berbagai jenis kendaraan dan menyebabkan kerugian yang tidak sedikit.
Kasatlantas Polres Cilegon, AKP Mulya Sugiharto, menjelaskan bahwa dari total kecelakaan tersebut, 34 orang meninggal dunia atau mengalami luka berat, sementara 235 orang mengalami luka ringan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Iya, benar. 216 kasus laka lantas itu terjadi pada semua jenis kendaraan,” ujar AKP Mulya kepada media, Minggu (5/1/2025).
Mulya juga mengungkapkan bahwa sebagian besar kasus kecelakaan telah diselesaikan. “Dari 216 kasus, sebanyak 215 kasus sudah selesai diproses. Namun, ada 1 kasus yang masih dalam tahap penyelesaian,” tambahnya.
Selain dampak pada korban jiwa dan kesehatan, kecelakaan lalu lintas sepanjang 2024 ini juga menyebabkan kerugian materi yang mencapai Rp313.850.000.
Sebagai langkah pencegahan, Mulya mengimbau seluruh masyarakat dan pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu patuhi aturan lalu lintas dan berhati-hati saat berkendara. Ingat, keluarga selalu menunggu di rumah,” tegasnya.
Polres Cilegon berkomitmen untuk terus mengupayakan pengurangan angka kecelakaan lalu lintas melalui berbagai program edukasi dan penegakan hukum di wilayah tersebut. (rga/BN/ris)