Efisiensi Anggaran Berimbas pada Industri Perhotelan

Rabu, 26 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | SERANG

Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah mulai berdampak pada industri perhotelan di Kota Serang, Banten. Pengurangan anggaran tersebut berpotensi menurunkan omzet hotel secara signifikan, memicu kekhawatiran di kalangan pelaku industri perhotelan.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cabang Kota Serang, Indah Siti Rezeki, menyatakan bahwa efisiensi anggaran mempengaruhi tiga sektor utama, yaitu keberlangsungan karyawan, setoran pajak, dan perekonomian UMKM yang bergantung pada sektor perhotelan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan adanya efisiensi anggaran, otomatis kegiatan pemerintah yang biasa digelar di hotel akan berkurang. Jika pendapatan hotel menurun, maka setoran pajak juga ikut berkurang. Selain itu, UMKM pun terkena imbas karena hotel biasanya memesan bahan makanan dari mereka,” ujar Indah, dikutip Selasa (25/2/2025).

Baca Juga :  Gubernur Banten : Ruwat Laut Nelayan Carita Potensi Wisata Budaya Masyarakat

Selain berkurangnya kegiatan pemerintah, Indah juga mencatat adanya penurunan jumlah tamu dari Jakarta. Ia menduga kebijakan efisiensi anggaran juga diterapkan di ibu kota, yang menyebabkan penurunan angka kunjungan bisnis ke Serang.

“Jika omzet terus menurun, kami mungkin tidak akan sanggup membayar upah sesuai UMK. Saat ini, kami masih berusaha menjaga karyawan. Namun, jika kondisi semakin sulit, opsi yang tersisa hanyalah pengurangan karyawan atau kesepakatan ulang terkait upah,” jelasnya.

Baca Juga :  Penerapan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor Mulai Berlaku di Kota Tangerang

Indah memperkirakan dampak efisiensi ini akan semakin terasa setelah Idulfitri pada April mendatang. Oleh karena itu, PHRI berharap bisa berdialog dengan pemerintah daerah agar kebijakan efisiensi tidak berdampak terlalu besar pada keberlangsungan bisnis perhotelan di Kota Serang.

Meskipun menghadapi tantangan, PHRI berkomitmen untuk tetap mempertahankan para karyawan agar mereka tetap bisa mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) dan merayakan Idulfitri 2025 dengan layak. (hed/BN/ris)

Berita Terkait

Gubernur Tekankan Pentingnya Peran Perempuan dalam Pembangunan
Bedug Diusulkan Jadi Simbol Pembuka Acara Resmi
Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten
Tinawati: PKK Bangun Banten dari Kesejahteraan Keluarga
Tinawati: APAR Penting untuk Antisipasi Kebakaran Rumah
Kapolda Banten Jalin Silaturahmi Kamtibmas Bersama PWI Banten
Mulai Mei, Urus Pajak Kendaraan Bekas di Banten Makin Gampang
Ikuti arahan Gubernur, Kadis Dindikbud Banten Pastikan Rombel 36 untuk SMA dan SMK
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:57 WIB

Gubernur Tekankan Pentingnya Peran Perempuan dalam Pembangunan

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:03 WIB

Bedug Diusulkan Jadi Simbol Pembuka Acara Resmi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:33 WIB

Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:07 WIB

Tinawati: PKK Bangun Banten dari Kesejahteraan Keluarga

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:15 WIB

Tinawati: APAR Penting untuk Antisipasi Kebakaran Rumah

Berita Terbaru