Rektor UIN SMH Banten Ajak Santri Jadi Pelaku Sejarah Baru

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | SERANG 

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, Prof. Muhammad Ishom, mengajak seluruh santri untuk hadir sebagai pelaku sejarah baru yang membawa perubahan dan kemajuan bagi bangsa.

Pesan tersebut ia sampaikan usai memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di lapangan Gedung Rektorat UIN SMH Banten, Rabu (22/10/2025). Kegiatan diikuti oleh Wakil Rektor I, II, dan III, Kepala Biro AUPK dan AAKK, seluruh dekan fakultas, dosen, tenaga kependidikan (tendik), serta mahasiswa Ma’had Al-Jamiah UIN SMH Banten.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Prof. Ishom mengatakan peringatan Hari Santri mencerminkan tekad santri sebagai penjaga kemerdekaan sekaligus penggerak kemajuan bangsa.

“Santri harus hadir sebagai pelaku sejarah baru, menjadi pembawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin dalam membangun peradaban dunia yang damai, adil, dan berkeadaban,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelaksanaan Pemilu Diharapkan Pisahkan Pileg dan Pilpres

Ia menambahkan, peringatan HSN yang telah memasuki usia ke-10 sejak ditetapkan pada 2015 menegaskan semakin kuatnya peran pesantren dan santri di berbagai bidang kehidupan.

“Jauh sebelum Indonesia merdeka, pesantren sudah menjadi pusat pendidikan di Nusantara, tempat para santri menimba ilmu sekaligus menempah diri dalam akhlak dan karakter,” jelasnya.

Dari lingkungan pesantren, lanjutnya, telah lahir banyak tokoh besar, pejuang kemerdekaan, hingga pemimpin umat yang berkiprah di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam kesempatan itu, Prof. Ishom juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya 67 santri dalam musibah di Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita semua berduka. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tuturnya.

Baca Juga :  Kementerian ATR/BPN Bantah Isu 2026 Tanah Tak Bersertipikat Diambil Negara

Ia mengapresiasi langkah cepat Kementerian Agama RI yang hadir langsung di lokasi musibah untuk memberikan bantuan dan memastikan proses pemulihan berjalan baik sebagai bentuk nyata kepedulian negara terhadap pesantren dan santri.

Lebih lanjut, Prof. Ishom menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap pesantren kini semakin besar. Hal itu dibuktikan dengan pengesahan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren serta Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 yang mengatur pendanaan penyelenggaraan dan Dana Abadi Pesantren.

“Ini bukti bahwa negara tidak menutup mata terhadap jasa besar pesantren dan santri yang selama ini menjadi benteng moral bangsa,” pungkasnya. (Hab)

Berita Terkait

Sekolah Baru untuk Generasi Muda, SMPN 26 Mulai Dibangun
Tinawati Ajak Siswa Cegah Perundungan Lewat PKK Mengajar
Banten Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026
Diskominfo Tangerang Siaga 24 Jam Demi Kelancaran Pra-SPMB
Daftar Syarat Pra SPMB SMP Kota Tangerang 2026 Resmi Diumumkan
Jadwal dan Dokumen Pra SPMB SD 2026 Kota Tangerang Resmi Ditetapkan
Pesan Penting untuk Guru, Maryono Soroti Pengembangan Bakat
Penerimaan Murid Baru Makin Jelas, Juknis SPMB 2026/2027 Resmi Disahkan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 15:19 WIB

Sekolah Baru untuk Generasi Muda, SMPN 26 Mulai Dibangun

Selasa, 14 April 2026 - 13:48 WIB

Tinawati Ajak Siswa Cegah Perundungan Lewat PKK Mengajar

Selasa, 14 April 2026 - 13:45 WIB

Banten Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026

Senin, 13 April 2026 - 13:40 WIB

Diskominfo Tangerang Siaga 24 Jam Demi Kelancaran Pra-SPMB

Jumat, 10 April 2026 - 18:37 WIB

Daftar Syarat Pra SPMB SMP Kota Tangerang 2026 Resmi Diumumkan

Berita Terbaru

Banten Raya

Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:40 WIB

headline

Gubernur Banten Setuju Larangan Vape Usulan BNN

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:33 WIB

headline

Aktivis Nilai CSR Kota Tangerang Belum Maksimal

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:29 WIB