Pemerataan Layanan Kesehatan di Wilayah 3T, MA Apresiasi Gubernur

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantenraya.co | LEBAK

​Keluarga Besar Mathla’ul Anwar (MA) memberikan apresiasi tinggi terhadap kebijakan Gubernur Banten Andra Soni, dalam mempercepat pembangunan infrastruktur kesehatan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Kehadiran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru di wilayah selatan Banten dinilai sebagai langkah nyata dalam memangkas disparitas layanan kesehatan masyarakat.

​Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten secara resmi telah mengoperasikan dua RSUD baru, yakni RSUD Irsyad Djuwaeli, Labuan, Kabupaten Pandeglang dan RSUD

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Uwes Qorny, Cilograng, Kabupaten Lebak. Penamaan rumah sakit tersebut diambil dari tokoh-tokoh kunci dalam sejarah pembentukan Provinsi Banten sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka.

​Andi Djuwaeli, putra almarhum Irsyad Djuwaeli sekaligus pengurus MA, menyampaikan rasa terima kasihnya saat acara Safari Ramadan di Pengurus Wilayah MA, Cilaku, Kota Serang, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga :  Stop Praktek Percaloan Tenaga Kerja

​“Kami keluarga besar almarhum dan kader-kader MA mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Andra Soni. Operasional RSUD Irsyad Djuwaeli adalah amanat dan cita-cita mendiang bersama para tokoh pendiri Banten lainnya,” ujar Andi.

​Andi menekankan bahwa kesenjangan pembangunan antara Banten Utara dan Banten Selatan masih menjadi tantangan besar. Namun, ia melihat komitmen pemerintah mulai membuahkan hasil melalui pembangunan rumah sakit, pemerataan akses pendidikan, hingga perbaikan jalan desa.

​“Harapan kami, dengan pembangunan yang masif ini, Provinsi Banten dapat duduk sejajar dengan daerah tetangga seperti Jawa Barat dan Jakarta,” imbuhnya.

​Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa pembangunan RSUD di wilayah 3T merupakan bentuk realisasi visi para pejuang pembentukan provinsi. Ia berharap fasilitas ini mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara signifikan.

Baca Juga :  Andra Soni Ungkap Kinerja Ekonomi Banten Tumbuh Positif di LKPJ Anggaran 2025

​“Keberadaan Mathla’ul Anwar sangat krusial dalam proses pembangunan di Banten, terutama pada sektor pendidikan. Visi MA sejalan dengan prioritas pemerintah untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia,” kata Andra.

​Sebagai bentuk dukungan nyata pada kegiatan sosial dan keagamaan, Gubernur Andra Soni juga menyerahkan sejumlah bantuan dalam rangkaian acara tersebut, di antaranya zakat fitrah disalurkan kepada 100 penerima manfaat dengan total nilai Rp10 juta, sarana prasarana bantuan Rp10 juta untuk Masjid MA di Kelurahan Gelam dan bantuan sarana pendidikan untuk Ponpes MA Padarincang serta siswa MTs/MA Tirtayasa, serta bantuan Rumah Layak Huni (Rutilahu) sebesar Rp20 juta bagi warga di Link Cibunyuh, Kota Serang. (jat/dam)

Berita Terkait

Lebak Usulkan Dua Flyover di Perlintasan Kereta Api
90 Desa Berpotensi Kekeringan
Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026
Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak
741 Calon Jemaah Haji Lebak Siap Berangkat
Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
ATR/BPN Perkuat Legalitas Tanah Ulayat di Lebak
Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 12:26 WIB

Lebak Usulkan Dua Flyover di Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 - 16:33 WIB

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Jumat, 17 April 2026 - 13:45 WIB

Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026

Jumat, 17 April 2026 - 13:38 WIB

Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak

Kamis, 16 April 2026 - 15:42 WIB

741 Calon Jemaah Haji Lebak Siap Berangkat

Berita Terbaru