bantenraya.co | TANGERANG
Dalam rangka memperingati Hari Posyandu Nasional yang diperingati setiap 29 April, Pemerintah Kota Tangerang mengajak seluruh masyarakat untuk semakin aktif memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang tersedia di 1.106 posyandu yang tersebar di 13 kecamatan.
Keberadaan posyandu menjadi salah satu pilar penting pelayanan kesehatan berbasis komunitas, yang tidak hanya berfokus pada ibu dan balita, tetapi juga mencakup seluruh siklus kehidupan mulai dari remaja, usia produktif, hingga lansia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menegaskan bahwa posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dan mencegah berbagai persoalan kesehatan masyarakat sejak dini.
“Melalui posyandu, deteksi dini masalah kesehatan seperti stunting, gizi buruk, hingga penyakit tidak menular dapat dilakukan sejak awal. Selain itu, posyandu juga menjadi sarana edukasi bagi keluarga untuk memahami pentingnya pola hidup bersih dan sehat serta pemenuhan gizi,” jelas dr. Dini, Rabu (29/4/26).
Dengan sistem pelayanan yang semakin komprehensif, posyandu di Kota Tangerang kini hadir sebagai pusat layanan kesehatan dan pemberdayaan keluarga yang bisa diakses secara gratis oleh seluruh lapisan masyarakat.
Berbagai layanan yang tersedia meliputi penyuluhan kesehatan, suplementasi, deteksi dini, imunisasi, hingga kunjungan rumah.
Dalam aspek penyuluhan, masyarakat dapat memperoleh edukasi terkait penggunaan Buku KIA, pola makan bergizi seimbang melalui konsep Isi Piringku, aktivitas fisik, kesehatan ibu hamil, pencegahan anemia remaja, bahaya rokok dan NAPZA, penyakit pada usia dewasa dan lansia, hingga keluarga berencana.
Sementara itu, layanan suplementasi mencakup pemberian Vitamin A, obat cacing, dan tablet tambah darah yang penting untuk menjaga kesehatan kelompok rentan seperti anak-anak dan remaja putri.
Posyandu juga berperan besar dalam deteksi dini berbagai kondisi kesehatan, di antaranya:
- Ibu hamil dengan risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK)
- Balita dengan berat badan kurang atau pertumbuhan terhambat
- Remaja dengan anemia
- Dewasa dan lansia dengan risiko obesitas, hipertensi, diabetes, PPOK, TBC, hingga kesehatan jiwa
- Permasalahan geriatri pada usia lanjut
Dalam layanan imunisasi, posyandu menyediakan vaksinasi penting seperti BCG, Polio, DPT-HB-HIB, MMR, PCV, hingga Rotavirus untuk mendukung perlindungan kesehatan anak sejak dini.
Tidak hanya itu, posyandu juga memiliki program kunjungan rumah yang berfungsi untuk pendataan anggota keluarga sekaligus pemantauan kelompok berisiko, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, dewasa, hingga lansia.
Melalui pendekatan menyeluruh ini, posyandu tidak lagi sekadar tempat penimbangan balita, tetapi telah berkembang menjadi pusat edukasi, pencegahan, dan pemberdayaan kesehatan masyarakat.
Pemerintah Kota Tangerang berharap momentum Hari Posyandu Nasional menjadi pengingat bahwa kesehatan keluarga dimulai dari langkah sederhana, yakni rutin memanfaatkan layanan kesehatan terdekat.
Dengan partisipasi aktif masyarakat, posyandu diharapkan terus menjadi fondasi dalam mewujudkan keluarga sehat, generasi kuat, dan Kota Tangerang yang semakin maju. (wil/dam)







