Bapak Gede Andra Soni Mumuluk Bareng Masyarakat Baduy

Senin, 5 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | BANTEN

Gubernur Banten, Andra Soni sebagai Bapak Gede melakukan Mumuluk Bareng (Sarapan Pagi Bersama;red) dengan masyarakat Baduy di Halaman Gedung Negara Provinsi Banten Jl Brigjen KH Syam’un No. 5 Kota Serang, Minggu (4/5/25).

Turut mendampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Lukman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mumuluk Bareng pertama kali digelar dalam Seba Baduy Tahun 2025. Selama perjalanan sejarah Seba Baduy, agenda Mumuluk Bareng belum pernah dilaksanakan.

Mumuluk Bareng merupakan wujud kebersamaan Bapak Gede dengan masyarakat Baduy.

Dalam Mumuluk Bareng, Andra Soni makan sajian makanan khusus dari masyarakat Baduy kepada Bapak Gede berupa laksa dan sayur yang terbuat dari umbut atau batang muda rotan.

Baca Juga :  WALHI: Kasus Mayora Awal untuk Perketat Pengawasan dan Penegakan Hukum

Laksa adalah sebuah makanan berbahan tepung beras yang dilakukan fermentasi. “Tadi saya Mumuluk Bareng dengan masyarakat Baduy. Saya makan laksa dan sayur umbut atau batang muda rotan yang khusus hanya disajikan ke Bapak Gede,” ungkap Andra Soni.

Usai Mumuluk Bareng, Andra Soni bersama Tinawati Andra Soni melepas masyarakat Baduy di Gerbang Gedung Negara Provinsi Banten untuk melaksanakan Seba Panungtung di Pendopo Kabupaten Serang.

Satu persatu warga Baduy pamit kepada Andra Soni dan Tinawati Andra Soni sambil berjabat tangan.

Pada Seba Baduy tahun ini, Andra Soni mengaku mendapatkan permintaan masyarakat Baduy untuk perbaikan jalan.

Baca Juga :  Zaki atau RK Tergantung Hasil Survey

Dirinya menyatakan komitmen untuk melakukan perbaikan jalan untuk akses masyarakat Baduy.

Andra Soni mengatakan perayaan Seba Baduy sangat meriah. Namun, Andra Soni berpesan, dari kemeriahan Seba Baduy bukankah sebuah tontonan. Tapi tuntunan.

“Seba Baduy bukan sebagai tontonan. Seba sebagai tuntunan,” ucapnya.

Tuntunan tersebut, menurut Andra Soni, salah satunya masyarakat Baduy menunjukkan kepada masyarakat luas dalam menjaga kelestarian alam dan adat istiadat.

Hal senada juga diungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Lukman mengatakan bahwa Seba Baduy berlangsung khidmat.

“Seba ke Bapak Gede berlangsung khidmat,” ungkapnya.

Menurut Lukman, banyak filosofi Seba Baduy yang menjadi bahan tuntunan masyarakat lainnya.  (hed/mas/dam)

Berita Terkait

Tinawati: APAR Penting untuk Antisipasi Kebakaran Rumah
Pusat Informasi Geologi Pandeglang Diresmikan
Madrasah Aliyah Masuk Program Sekolah Gratis Banten
Kapolda Banten Jalin Silaturahmi Kamtibmas Bersama PWI Banten
KNPI Pertanyakan Jaminan Pemiliharan Rehabilitasi Jalan Surianen – Pasir Gadung
Mulai Mei, Urus Pajak Kendaraan Bekas di Banten Makin Gampang
Ikuti arahan Gubernur, Kadis Dindikbud Banten Pastikan Rombel 36 untuk SMA dan SMK
Jemaah Haji Kloter Kabupaten Serang Mulai Diberangkatkan
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:15 WIB

Tinawati: APAR Penting untuk Antisipasi Kebakaran Rumah

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:09 WIB

Pusat Informasi Geologi Pandeglang Diresmikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:01 WIB

Madrasah Aliyah Masuk Program Sekolah Gratis Banten

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:56 WIB

Kapolda Banten Jalin Silaturahmi Kamtibmas Bersama PWI Banten

Kamis, 30 April 2026 - 16:30 WIB

KNPI Pertanyakan Jaminan Pemiliharan Rehabilitasi Jalan Surianen – Pasir Gadung

Berita Terbaru