bantenraya.co | PANDEGLANG
Festival Ramadan yang diselenggarakan Ikatan Remaja Masjid (Irema) Masjid Agung Ar-Rohman Pandeglang dinilai memberikan dampak positif bagi generasi muda, khususnya dalam memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah arus globalisasi.
Hal tersebut disampaikan Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani saat menutup secara resmi Festival Ramadan di Masjid Agung Ar-Rohman Pandeglang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Dewi, kegiatan yang melibatkan remaja dalam aktivitas keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang religius dan berakhlak baik.
“Qaidah Islam di kalangan remaja harus terus digelorakan melalui kegiatan seperti ini agar terbentuk generasi yang religius dan berakhlak mulia di tengah arus globalisasi,” ujar Dewi.
Ia menambahkan, penguatan akidah dan pemahaman agama menjadi benteng penting bagi generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif dari perkembangan zaman.
“Jika akidah para remaja terus dipupuk dengan ilmu agama, maka sumber daya manusia kita akan terselamatkan dan mampu menjadi generasi yang berkualitas di masa depan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Irema Masjid Agung Ar-Rohman Edo Murtado mengatakan Festival Ramadan tersebut berlangsung selama satu minggu dengan menghadirkan sejumlah pemateri serta berbagai perlombaan bernuansa Islami.
“Selama festival ini kami mengadakan beberapa perlombaan seperti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Hifdzil Quran, dan Fahmil Quran yang diikuti para pelajar,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti oleh 108 peserta yang berasal dari kalangan pelajar SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah di Kabupaten Pandeglang.
Menurut Edo, tingginya partisipasi peserta menunjukkan bahwa minat remaja untuk memakmurkan masjid masih cukup besar.
“Ini membuktikan bahwa remaja di Pandeglang masih memiliki semangat untuk memakmurkan masjid dan mengikuti kegiatan keagamaan,” pungkasnya. (ian/dam)







