bantenraya.co | TANGERANG
Pemerintah Kota Tangerang mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk aktif memberikan imunisasi HPV (Human Papillomavirus) kepada anak perempuan sejak usia dini sebagai langkah pencegahan terhadap kanker leher rahim (serviks).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menjelaskan bahwa HPV merupakan virus yang dapat menular melalui kontak kulit maupun hubungan seksual dan dikenal sebagai penyebab utama kanker serviks — salah satu jenis kanker dengan tingkat kematian tinggi pada wanita di Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“HPV sering kali tidak menimbulkan gejala, sehingga banyak yang tidak sadar telah terinfeksi. Tanpa pencegahan, virus ini bisa berkembang menjadi kanker serviks yang mematikan,” terang dr. Dini, Rabu (1/10/2025).
Ia menambahkan bahwa beberapa faktor risiko infeksi HPV antara lain adalah: memulai aktivitas seksual di usia muda, perilaku seksual berisiko, lemahnya sistem kekebalan tubuh, belum divaksinasi HPV, dan rendahnya literasi kesehatan reproduksi.
Imunisasi HPV dianjurkan diberikan sejak dini, terutama untuk anak perempuan kelas 5 SD/MI atau yang berusia 11 tahun dan tidak bersekolah. Tahun ini, program juga mencakup anak perempuan kelas 6 dan kelas 9 atau usia 15 tahun yang belum sempat mendapatkan vaksin.
“Vaksin akan lebih efektif jika diberikan sebelum terpapar risiko, sehingga usia sekolah dasar menjadi waktu yang ideal,” jelasnya.
Imunisasi dapat diakses secara gratis melalui sekolah atau puskesmas terdekat, sebagai bagian dari upaya pemerintah menekan angka kanker serviks. Selain vaksinasi, Dinkes juga menekankan pentingnya edukasi kesehatan reproduksi, menjaga kebersihan organ intim, dan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
“Jangan tunggu sampai dewasa. Pencegahan sejak dini adalah langkah terbaik untuk melindungi generasi muda dari ancaman kanker serviks,” tutup dr. Dini.(fj)







