Dewan “Berang”, Alam Sutera Dipanggil Mangkir

Kamis, 7 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang dibuat berang oleh pengembang PT Alam Sutera Tbk. Pasalnya, undangan rapat dengar pendapat komisi I, Rabu (6/9/2023).

Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang dibuat berang oleh pengembang PT Alam Sutera Tbk. Pasalnya, undangan rapat dengar pendapat komisi I, Rabu (6/9/2023).

bantenraya.co |TANGERANG

Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang dibuat berangl oleh pengembang PT Alam Sutera Tbk. Pasalnya, undangan rapat dengar pendapat komisi I, kemarin, tak digubris oleh pihak Alam Sutera.

“Pihak Alam Sutera telah kita undang, tapi malah tidak datang, akan kita panggil lagi,” kata Ketua Komisi I DPRD Kab.Tangerang, M.Amud dengan nada geram.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemangilan pihak alam sutera ini, lanjutnya, terkait inventarisir aset di wilayah Sindang Jaya Kabupaten Tangerang yang sudah dipakai pihak pengembang, salah satunya Alam Sutera.

Menurut Amud, selain pengembang, Camat Sindang Jaya dan para Kades di wilayah Sindang Jaya, juga kita undang.

“Kita meminta kepada Pemda untuk menginventalisir aset milik Pemda yang sudah digunakan oleh pengembang,” pungkasnya.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Pemerintah Kota Tangerang Bersama Tim Terpadu Cek Pasokan dan Harga Pangan di Pasar

Amud juga mengatakan, untuk para pengembang harus menaati regulasi pemindah tanganan aset yang bersentuhan langsung oleh pihak pengembang. Katanya, banyak pengembang yang sudah mengajukan permohonan pemindahtanganan aset ke Pemerintah Kabupaten Tangerang. Namun kata Amud, masih ada pengembang yang kurang taat regulasi. Mereka telah menggunakan, memanfaatkan dan merelokasi aset Pemkab Tangerang.

Makanya, kata Amud, pihaknya mengundang pihak pengembang, seperti Alam Sutera untuk dimintai informasinya terkait pemanfaatan aset Pemkab Tangerang.

“Termasuk Camat Sindang Jaya beserta para kepala desanya. Kita undang untuk bisa menerangkan, apakah aset desanya sudah dialihfungsikan atau ditata oleh pihak pengembang,” terang Amud.

Dari hasil rapat dengar pendapat ini, ternyata hasilnya ada beberapa aset Pemkab Tangerang yang sudah dialihfungsikan oleh pihak pengembang. Seperti jembatan yang berada di Desa Sindang Jaya, lalu sebuah jalan yang berada di Desa Wanakerta, dan sebagian ada di Desa Sukaharja.

Baca Juga :  Maju Pilkada 2024 Kota Tangerang, Helmy Halim Ambil Formulir di DPC PDI Perjuangan

“Hal ini tentu akan kami perdalam dengan pemerintah daerah, dan segera menginventarisir keberadaan aset tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kabid Aset, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tangerang, Abdullah Rijal belum mau memberikan keterangan terkait polemik tersebut.

“Baru rapat awal aja, nanti pertemuan ke dua, ketiga. Pengembangnya tidak hadir. Tadi kan hasil pembahasan nya baru ya, baru ada temuannya. Nanti saja,” tandasnya.( Ard)

Penulis : ard

Editor : hmi

Berita Terkait

Ketua DPW PPP Banten Apresiasi Muscab VII PPP Kota Tangerang, Tekankan Proses Demokratis
Reses Supiani Serap Aspirasi Bedah Rumah dan Drainase
Hendra Gunawan Hadir di Tengah Warga Jatiuwung Cibodas, Buka Ruang Dialog Lewat Reses
Pembangunan Infrastruktur Jadi Agenda Utama dalam Reses Edi Suhendi
Dari Dapil V untuk Hunian Layak,Fraksi Golkar Dorong Perluasan Program Bedah Rumah
DPRD Kota Tangerang Dorong Percepatan Penyerahan Fasos-Fasum PT Modernland
Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan
Sinergi KDMP dan MBG Diyakini Tekan Kemiskinan di Lebak
Berita ini 408 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:46 WIB

Ketua DPW PPP Banten Apresiasi Muscab VII PPP Kota Tangerang, Tekankan Proses Demokratis

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:28 WIB

Reses Supiani Serap Aspirasi Bedah Rumah dan Drainase

Senin, 22 Juni 2026 - 13:05 WIB

Hendra Gunawan Hadir di Tengah Warga Jatiuwung Cibodas, Buka Ruang Dialog Lewat Reses

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:55 WIB

Pembangunan Infrastruktur Jadi Agenda Utama dalam Reses Edi Suhendi

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:46 WIB

Dari Dapil V untuk Hunian Layak,Fraksi Golkar Dorong Perluasan Program Bedah Rumah

Berita Terbaru