Eks Pabrik Minyak Peninggalan Belanda di Rangkasbitung Tak Terawat

Rabu, 16 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | LEBAK

Pabrik minyak kelapa atau N. V. Maatschappij tot Exploitatie van Olie fabriek, di belakang Rabinza, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, nampak tidak terawat.

Pabrik yang didirikan pada tahun 1918, guna kepentingan Kolonial Belanda kini benar benar terbengkalai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pantauan, potret bangunan minyak sangat memprihatinkan karena telihat tidak terawat dan banyak tumbuhan yang tumbuh di bangunan itu.

Sejarawan Lebak, Yoga menjelaskan, berdasarkan informasi pabrik minyak tersebut konon produksinya terbesar se-Asia Tenggara bernama Mexolie.

Baca Juga :  Makan Bergizi Gratis Diluncurkan di Rangkasbitung

“Pabrik itu adalah salah satu cara para Belanda mengeruk sumber kekayaan. Bahkan, di sejumlah daerah juga didirikan pabrik yang sama,” kata dia kepada wartawan, Rabu (16/10/2024).

Ia mengungkapkan, pabrik tersebut bangkrut karena terkalahkan oleh minyak sawit yang harganya lebih murah.

“Pada tahun 2006 atau 2007, pabrik itu berhenti beroperasi, kemudian pabrik semakin terpuruk, mesin rusak, dan para pegawai satu per satu keluar,” ucapnya.

Dilanjutkan Yoga, kemudian puncak bangkrutnya pada tahun 2009. Kini, sejarah pabrik minyak sudah mulai dilupakan oleh masyarakat.

Baca Juga :  Keselamatan Warga Terancam Jembatan Gantung di Citorek Kidul Rusak Parah

“Karena tidak terawat, banyak warga yang tidak mengetahui sejarah tentang jayanya pabrik minyak di Lebak,” pungkasnya.

Sementara itu, Sejarawan lainnya, Ibnu mengungkapkan, bahwa pabrik terbengkalai itu milik PT Semarang yang pendirinya diduga berasal dari Tionghoa keturunan Jawa.

“Ada berbagai versi ya, yang saya ketahui seperti itu, dulunya ini adalah pabrik yang menjadi pusat pengiriman minyak kelapa di Banten,” tandasnya. (*)

Penulis : Jat

Editor : Chan

Berita Terkait

Lebak Usulkan Dua Flyover di Perlintasan Kereta Api
90 Desa Berpotensi Kekeringan
Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026
Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak
741 Calon Jemaah Haji Lebak Siap Berangkat
Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
ATR/BPN Perkuat Legalitas Tanah Ulayat di Lebak
Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
Berita ini 296 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 12:26 WIB

Lebak Usulkan Dua Flyover di Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 - 16:33 WIB

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Jumat, 17 April 2026 - 13:45 WIB

Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026

Jumat, 17 April 2026 - 13:38 WIB

Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak

Kamis, 16 April 2026 - 15:42 WIB

741 Calon Jemaah Haji Lebak Siap Berangkat

Berita Terbaru

headline

Tak Sekadar Ganggu Rumah, Tikus Bisa Bawa Ancaman Hantavirus

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:06 WIB

headline

Pemkot Tangerang Dampingi LPK Agar Siap Hasilkan SDM Kompeten

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:50 WIB