Kapolri Atensi Marak Aksi Preman, Dorong Anggota Lebih Dekat ke Masyarakat untuk Deteksi Dini

Jumat, 16 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | JAKARTA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi lebih usai marak aksi premanisme berkedok organisasi masyarakat (Ormas). Kapolri meminta jajaran untuk menindak tegas aksi yang menggangu ketertiban masyarakat.

Awalnya, Kapolri menekankan pentingnya anggota di lapangan untuk dekat dengan masyarakat. Komunikasi antara anggota dan masyarakat penting untuk menciptakan iklim keamanan yang kondusif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan begitu, polisi dapat mencegah secara dini aksi premanisme yang mengganggu masyarakat. Selain itu, premanisme juga mengganggu iklim investasi.

“Kita terus mendorong agar anggota semakin banyak hadir di tengah-tengah masyarakat di tengah isu-isu yang kemudian memerlukan kehadiran Polri, antara lain seperti pemberantasan preman di wilayah-wilayah tertentu,” kata Kapolri usai menghadiri Rakernis Korbrimob dan Baharkam Polri di gedung STIK/PTIK, Jakarta, Kamis (15/5/2025).

Baca Juga :  Kapolri Kirim Tim Supervisi Penuntasan Kasus Kematian AM

Kapolri menjelaskan bahwa wilayah-wilayah yang menjadi atensi aksi premanisme antara lain wilayah industri, pasar, pabrik hingga warung UMKM di jalanan. Sebab, aksi ini meresahkan masyarakat.

“Kita berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait, terkait kenapa fenomena ini terjadi, sehingga kemudian di satu sisi ada solusi, di sisi lain juga kita mengharapkan tidak ada hal-hal yang kemudian dilakukan dan itu berdampak merugikan masyarakat lain,” ujarnya.

Baca Juga :  PJMI Kecam Pembunuhan Jurnalis di Gaza

Kapolri berkomitmen untuk memberantas premanisme, salah satunya dengan menggelar operasi pekat (Penyakit Masyarakat) yang digelar sejak 1 Mei 2025. Operasi ini digelar sesuai kondisi di lapangan.

“Apalagi terkait dengan masalah pertumbuhan ekonomi, terkait dengan investasi, kami Polri tentunya konsen masalah itu dan kita akan mengawal program-program tersebut dan ini menjadi komitmen kita bersama untuk menjaga dan mengawal pertumbuhan ekonomi dan juga investasi yang ada,” tambah Kapolri. (wil/mas/dam)

Berita Terkait

Polres Metro Tangerang Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal, Ribuan Butir Disita
Polda Metro Jaya Ungkap Uang Palsu di Bogor, Sita 12.191 Lembar
Aksi Curanmor di Pamulang Terungkap
Akal Bulus Pengedar Sabu di Kibin Berakhir di Tangan Polisi
Polresta Tangerang Periksa Senpi Semua Anggota
Motor Raib di Parkiran Tangcity, Polisi Lacak Lewat GPS dan Tangkap Pelaku di Bogor
Polda Banten Tegaskan Tidak Ada Rekayasa Hukum Warga Jawilan
PERSADIN Gelar Pelatihan Paralegal Profesional Bersertifikat
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 11:38 WIB

Polres Metro Tangerang Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal, Ribuan Butir Disita

Kamis, 2 April 2026 - 13:37 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Uang Palsu di Bogor, Sita 12.191 Lembar

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:49 WIB

Aksi Curanmor di Pamulang Terungkap

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:18 WIB

Akal Bulus Pengedar Sabu di Kibin Berakhir di Tangan Polisi

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:41 WIB

Polresta Tangerang Periksa Senpi Semua Anggota

Berita Terbaru

Banten Raya

Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:40 WIB

headline

Gubernur Banten Setuju Larangan Vape Usulan BNN

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:33 WIB

headline

Aktivis Nilai CSR Kota Tangerang Belum Maksimal

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:29 WIB