Kasus Bakti Kominfo Seret Tiga Tersangka Baru

Senin, 11 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERSANGKA BARU:  Penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung menahan tiga tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi Bakti BTS Kominfo.

TERSANGKA BARU: Penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung menahan tiga tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi Bakti BTS Kominfo.

bantenraya.co | Jakarta

Kasus dugaan tindak pidana korupsi Bakti BTS Kementerian Komunikasi (Kominfo) menyeret tiga nama baru sebagai tersangka. Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) menetapkan tersangka dan melakukan penahanan terhadap ketiganya.

Tiga orang tersebut adalah EH selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pekerjaan Penyediaan Infrastruktur BTS 4G dan Infrastruktur Pendukung Paket 1,2,3,4, dan 5 Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika, MFM selaku Kepala Divisi Lastmile/Backhaul pada BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan JS selaku Direktur Utama PT Sansaine Exindo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tersangka baru tindak pidana korupsi Bakti BTS Kementerian Komunikasi (Kominfo), dari kiri ke kanan: EH, MFM, dan JS.

Tersangka EH dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari terhitung sejak 11 September 2023 sampai 30 September 2023.

Baca Juga :  Dari Tembok Tahanan, Rutira Band Rilis Garis Waktu

Tersangka MFM dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari terhitung sejak 11 September 2023 sampai 30 September 2023.

Tersangka JS dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari terhitung sejak 11 September 2023 sampai 30 September 2023.

‘’Peran Tersangka EH telah secara melawan hukum bersama-sama dengan tersangka AAL membuat kajian seolah-olah penyedia mampu menyelesaikan pekerjaan 100 persen jika diberikan perpanjangan waktu, walaupun pada saat itu diketahui pekerjaan dalam kontrak kritis dan penyedia tidak mampu melanjutkan pekerjaan,’’ jelas Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Dr Ketut Sumedana dalam keterangan tertulis Senin (11/9) sore.

Baca Juga :  Pj Bupati Minta Kapolres Tindaklanjuti Penyerbuan Pedagang Kutabumi

Sementara itu, peran tersangka JS telah secara melawan hukum menyerahkan sejumlah uang yang diperuntukkan untuk memenangkan paket pekerjaan kepada tersangka AAL, IH, GMS, dan MFM. Sementara tersangka MFM secara melawan hukum bersama-sama dengan tersangka AAL mengkondisikan perencanaan sehingga memenangkan penyedia-penyedia tertentu yang telah ditentukan sebelumnya.

Akibat perbuatannya, para tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Penulis : guh

Editor : Dwi Teguh

Berita Terkait

Sadis! Ayah Tega Bunuh Anak Kandungnya yang Masih Balita
Polisi Berhasil Ringkus Bandar Sabu di Dua Tempat
Polda Banten Tetapkan 14 Tersangka Kasus Pemburuan Liar Badak Bercula Satu
Gegara Servis HP, Leher Sopir Angkot Disayat hingga Sekarat
Digerebek Polisi, Puluhan Penjudi Sabung Ayam Kocar kacir
Dua Spesialis Jambret HP Diringkus Polisi
Polisi Amankan 30 Paket Sabu dan Tembakau Sintetis di Kamar Kos
ART Loncat dari Lantai Tiga Rumah Majikan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Juni 2024 - 10:27 WIB

Sadis! Ayah Tega Bunuh Anak Kandungnya yang Masih Balita

Jumat, 14 Juni 2024 - 10:17 WIB

Polisi Berhasil Ringkus Bandar Sabu di Dua Tempat

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:14 WIB

Polda Banten Tetapkan 14 Tersangka Kasus Pemburuan Liar Badak Bercula Satu

Senin, 3 Juni 2024 - 22:51 WIB

Gegara Servis HP, Leher Sopir Angkot Disayat hingga Sekarat

Senin, 3 Juni 2024 - 11:02 WIB

Digerebek Polisi, Puluhan Penjudi Sabung Ayam Kocar kacir

Senin, 3 Juni 2024 - 10:59 WIB

Dua Spesialis Jambret HP Diringkus Polisi

Minggu, 2 Juni 2024 - 19:38 WIB

Polisi Amankan 30 Paket Sabu dan Tembakau Sintetis di Kamar Kos

Minggu, 2 Juni 2024 - 19:35 WIB

ART Loncat dari Lantai Tiga Rumah Majikan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Sadis! Ayah Tega Bunuh Anak Kandungnya yang Masih Balita

Rabu, 19 Jun 2024 - 10:27 WIB

Kabupaten Tangerang

Sekda Lepas 100 “Juleha” Qurban

Rabu, 19 Jun 2024 - 10:23 WIB

Kabupaten Tangerang

Hingga Mei, Pajak Daerah Tembus 1,2 Triliun, Pj Bupati Apresiasi Bapenda

Rabu, 19 Jun 2024 - 10:18 WIB