bantenraya.co | TANGERANG
Tradisi coret-coret seragam dan konvoi yang kerap mewarnai kelulusan sekolah, tidak nampak di SMA Darussalam Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.
Mereka memilih untuk merayakan kelulusan tahun 2025 dengan cara yang lebih positif dan bertanggung jawab.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala SMA Darussalam Badak Anom, Turmudil, SAg., M.M, menuturkan sejak awal ia telah menyampaikan kepada seluruh siswa, bahwa aksi corat-coret dan konvoi akan mendapatkan sanksi tegas.
Keputusan bijak ini menunjukkan kedewasaan dan kesadaran sosial yang tinggi dari para siswa dalam menyikapi momen kelulusan.
“Alhamdulillah, tidak ada aksi corat-coret seragam atau konvoi. Siswa-siswi kita menunjukkan sikap yang lebih dewasa dan bertanggung jawab,” ujar Turmudi, saat pengumuman Surat Kelulusan (SKL) SMA Darussalam Badak Anom, Senin (05/05/2025).
Lebih lanjut Turmudi menjelaskan, sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan, seluruh seragam layak pakai yang telah lulus akan disalurkan kepada siswa adik kelasnya.
“Seragam-seragam ini akan kita kumpulkan dan salurkan kepada yang membutuhkan. Ini merupakan wujud rasa syukur dan kepedulian siswa terhadap sesama,” tuturnya.
Lebih lanjut Turmudi memaparkan, siswa SMA Darussalam Badak Anom yang mengikuti ujian akhir sebanyak 116 siswa. Mereka dinyatakan lulus 100 persen.
“Alhamdulillah siswa dan siswi kami dinyatakan lulus 100 persen. Mereka siap melanjutkan ke Perguruan Tinggi dan ada yang kerja juga,” ucap Turmudi.
Pada acara pembagian SKL, siswa melakukan sungkem kepada orangtua. Mereka merasa berterimakasih kepada orangtua, yang selama ini telah mendidik mereka. (*)
Penulis : Den
Editor : Mas







