bantenraya.co | TANGERANG
Pemerintah Kota Tangerang terus menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas pelayanan publik di tengah penerapan pola kerja fleksibel Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui pembinaan internal yang digelar di Ruang Al-Amanah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (27/04/2026), seluruh ASN diingatkan bahwa fleksibilitas kerja harus tetap dibarengi dengan disiplin dan produktivitas tinggi.
Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, menegaskan bahwa sistem WFH bukanlah alasan untuk menurunkan kualitas kerja, melainkan bentuk adaptasi birokrasi modern yang menuntut tanggung jawab lebih besar dari setiap pegawai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“WFH bukan alasan untuk menurunkan kinerja. Justru ini menjadi tantangan bagi ASN untuk tetap menunjukkan produktivitas dan profesionalisme dalam setiap tugas yang dijalankan,” ujar Herman.
Menurutnya, ASN memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan publik. Karena itu, seluruh perilaku, etika, dan performa kerja ASN akan selalu menjadi perhatian masyarakat. Herman menekankan bahwa kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.
“Ketepatan waktu, etika kerja, serta kepatuhan terhadap aturan menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Ini yang akan menentukan kualitas pelayanan yang kita berikan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Herman menjelaskan bahwa fleksibilitas kerja harus diimbangi dengan capaian kerja yang jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dalam kondisi apa pun, pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan optimal, cepat, dan responsif.
“Masyarakat membutuhkan kehadiran pemerintah yang sigap dan solutif. Maka, di mana pun kita bekerja, kualitas pelayanan harus tetap menjadi prioritas,” tambahnya.
Melalui pembinaan ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap seluruh ASN semakin memperkuat komitmen dalam menjaga profesionalisme, meningkatkan kinerja, serta terus beradaptasi dengan dinamika sistem kerja modern tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan penguatan disiplin ini, Pemkot Tangerang optimistis mampu menghadirkan birokrasi yang adaptif, akuntabel, dan tetap berorientasi pada pelayanan prima demi memenuhi harapan masyarakat secara berkelanjutan. (wil/dam)







