Mayat Dalam Toren Disebut Polisi Bandar Narkoba

Jumat, 31 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ilustrasi (ist)

foto ilustrasi (ist)

bantenraya.co | TANGERANG SELATAN

Misteri penemuan mayat tanpa identitas di dalam toren air di Pondok Aren mulai terkuak. Polisi menyatakan jasad tersebut diketahui bernama Devi Karmawan alias Depoy (26) yang ditemukan meninggal dalam toren air merupakan bandar narkoba.

Hal itu terungkap berjarak beberapa hari usai polisi menangkap seorang pengedar narkoba berinisial AA pada Jumat (24/5/2024) di Jalan Puskesmas, Pondok Aren.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau dari runutan cerita, DK adalah bagian bandar,” kata Kapolsek Pondok Aren Kompol Bambang Askar Sodiq kepada wartawan.

Bambang menerangkan pihaknya sempat mencoba mencari keberadaan Depoy berbekal keterangan dari AA. Kepada polisi, AA mengaku diperintahkan oleh seseorang berinisial P untuk mengambil sabu dari Depoy.

Setelahnya, sabu seberat 50 gram itu dibagi-bagi di sebuah rumah kosong. Di sana, AA bersama tiga orang lainnya, termasuk Depoy mengonsumsi sabu itu bersama-sama.

Baca Juga :  Dua Pelaku Narkoba Diringkus Polsek Pinang

Dari keterangan AA, polisi lantas mendatangi kediaman Depoy. Namun, rumah itu dalam keadaan kosong sehingga polisi meninggalkan lokasi.

Singkat cerita, beberapa hari kemudian terjadi penemuan mayat seorang pria di dalam toren air. Setelah diselidiki lebih lanjut, terungkap bahwa mayat pria itu merupakan Depoy yang tengah menjadi buronan polisi dalam kasus narkoba.

Bambang menduga Depoy sengaja masuk ke dalam toren air itu untuk menghindari pihak berwajib. Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui Depoy masih dalam keadaan bernyawa saat masuk ke dalam toren air.

“Kemungkinan seperti itu (menghindari kejaran polisi). Mengingat tersangka (AA) belakang ini menunjukkan rumahnya di mana. Dan posisinya mau ke rumah kosong itu melewati rumahnya DK. Kita waktu itu belum tahu rumahnya DK, yang diketahui rumah kosong itu. Kemungkinan yang bersangkutan (DK) ini masih ada reaksi sabu, halu atau ketakutan,” ucap Bambang.

Baca Juga :  BPOM Serang Temukan Kandungan Formalin di Pasar Badak Pandeglang

Sebelumnya mayat pria tanpa identitas ditemukan dalam kondisi membusuk di sebuah toren air milik warga di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Penemuan mayat tanpa identitas tersebut bermula ketika saksi Sutrisno, selaku pemilik rumah merasa curiga dengan kondisi air yang berasal dari torennya.

Saksi yang merasa curiga kemudian memeriksa langsung toren air yang berada di belakang rumahnya, pada Senin (27/5) malam. Awalnya saksi mengira sosok mayat tersebut merupakan bantal yang tercebur ke dalam toren. (*)

Penulis : ard

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Komplotan Polisi Gadungan Dibekuk
Dua Terduga Curanmor Diamankan Saat Subuh
8 Kunci T Disita, Maling Mobil Box Dibekuk
Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,26 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Polres Metro Tangerang Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal, Ribuan Butir Disita
Polda Metro Jaya Ungkap Uang Palsu di Bogor, Sita 12.191 Lembar
Aksi Curanmor di Pamulang Terungkap
Akal Bulus Pengedar Sabu di Kibin Berakhir di Tangan Polisi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:22 WIB

Komplotan Polisi Gadungan Dibekuk

Senin, 22 Juni 2026 - 10:08 WIB

Dua Terduga Curanmor Diamankan Saat Subuh

Senin, 15 Juni 2026 - 10:33 WIB

8 Kunci T Disita, Maling Mobil Box Dibekuk

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:28 WIB

Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,26 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni

Senin, 6 April 2026 - 11:38 WIB

Polres Metro Tangerang Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal, Ribuan Butir Disita

Berita Terbaru

Tangerang Selatan

Cegah Praktik Ilegal, Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI

Jumat, 17 Jul 2026 - 11:21 WIB