Pemkab Lebak Optimalkan IB untuk Tingkatkan Populasi Ternak

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantenraya.co | LEBAK

Pemerintah Kabupaten Lebak terus mendorong peningkatan populasi ternak melalui program inseminasi buatan (IB) sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada daging merah dan susu nasional. Program tersebut dilaksanakan secara intensif oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak dengan melibatkan petugas lapangan di seluruh kecamatan.

Kepala Bidang Produksi Disnakeswan Lebak, Irvan Pramerta, mengatakan optimalisasi inseminasi buatan menjadi strategi utama dalam meningkatkan populasi ternak masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menginstruksikan kepada petugas IB agar mengoptimalkan pelaksanaan inseminasi buatan untuk meningkatkan jumlah populasi ternak dari keturunan anak,” ujar Irvan, Senin (2/3/2026).

Baca Juga :  Satpol PP Sita Ratusan Botol Miras Jelang Nataru

Menurutnya, percepatan pertumbuhan populasi ternak penting untuk memenuhi kebutuhan daging dan susu, baik di tingkat lokal maupun nasional. Ia menambahkan, program tersebut juga sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung swasembada pangan, khususnya komoditas daging merah dan susu.

Irvan menyebut kebijakan itu selaras dengan Asta Cita yang diusung Presiden dalam penguatan sektor pangan dan peternakan. Selain inseminasi buatan, Disnakeswan juga melaksanakan program penyuntikan birahi terhadap ternak milik peternak rakyat di 28 kecamatan di Kabupaten Lebak.

Penyuntikan birahi dilakukan untuk mempercepat siklus reproduksi ternak sehingga proses inseminasi dapat berjalan lebih efektif.

“Setelah penyuntikan birahi, inseminasi dapat dilakukan dalam waktu sekitar satu pekan guna mempercepat proses reproduksi,” ucapnya.

Baca Juga :  Petani di Bayah Dapatkan Akses Pengairan

Ia menjelaskan, petugas IB secara rutin melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap ternak yang telah diinseminasi guna memastikan tingkat keberhasilan kebuntingan. Program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah populasi, tetapi juga peningkatan kualitas genetik ternak milik peternak rakyat.

Irvan menyatakan optimistis, apabila program swasembada daging merah dan susu dapat terwujud, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam peningkatan kesejahteraan peternak.

“Kami meyakini jika program swasembada daging merah dan susu terwujud, maka ekonomi masyarakat akan semakin sejahtera,” pungkasnya. (eem/dam)

Berita Terkait

Surplus Beras Lebak Tembus 240 Ribu Ton
Polres Lebak Hadirkan Layanan Perpanjangan SIM Online
Sinergi KDMP dan MBG Diyakini Tekan Kemiskinan di Lebak
Lebak Usulkan Dua Flyover di Perlintasan Kereta Api
90 Desa Berpotensi Kekeringan
Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026
Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak
741 Calon Jemaah Haji Lebak Siap Berangkat
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:57 WIB

Surplus Beras Lebak Tembus 240 Ribu Ton

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:33 WIB

Polres Lebak Hadirkan Layanan Perpanjangan SIM Online

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:40 WIB

Sinergi KDMP dan MBG Diyakini Tekan Kemiskinan di Lebak

Senin, 4 Mei 2026 - 12:26 WIB

Lebak Usulkan Dua Flyover di Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 - 16:33 WIB

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Perluas Akses Layanan Publik, Gerai Samsat Cipondoh Resmi Beroperasi

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:37 WIB