Polisi Tangkap Tiga Penjual Tramadol

Jumat, 22 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OBAT DAFTAR G: Seribu lebih obat obatan yang diamankan Polsek Sepatan.

OBAT DAFTAR G: Seribu lebih obat obatan yang diamankan Polsek Sepatan.

bantenraya.co | TANGERANG

Aparat Kepolisian kembali mengungkap penjualan obat terlarang jenis tramadol dan eximer yang berkedok sebagai toko kosmetik di wilayah Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten.

Dari pengungkapan kasus yang dilakukan, polisi menangkap tiga orang pelaku yakni, NH (28), RJ (24) dan AG (21), serta menyita 1.166 butir obat-obatan terlarang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penangkapan ketiga pelaku tersebut berawal dari informasi masyarakat yang kami dapat terkait adanya tempat yang dijadikan penjualan ataupun pengedaran obat-obat daftar G dan tanpa izin edar,” kata Kapolsek Sepatan AKP Sriyono dalam siaran tertulisnya, Jumat (22/9/2023).

Baca Juga :  Diduga Palsukan Dokumen, PN Tangerang Tolak Praperadilan Tersangka Kasus Tanah di Desa Kohod

Sriyono menjelaskan, 210 butir tramadol dan 75 butir eximer disita dari pelaku NH (28) dan RJ (24) pada Sabtu, 16 September 2023 sekitar pukul 16.30 WIB, di Toko Kosmetik Jalan Ahmad Yani, Kampung Sarakan, Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Kemudian, lanjut Triyono, pada Senin (18/9/2023), unit Reskrim Polsek Sepatan kembali menyita sebanyak 103 butir tramadol dan 778 eximer di Toko Kosmetik Kampung Teriti, Desa Karet, Kecamatan Sepatan.

“Jadi total sebanyak 1.166 butir obat-obatan terlarang kita sita dari tiga tersangka tersebut,” bebernya.

Baca Juga :  Dicokok Miliki Pen Gun, Warga Neglasari Terancam 20 Tahun Penjara

Berdasarkan instruksi dari Kapolres Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, seluruh polsek jajaran terus diimbau untuk ikut serta berperan aktif memberantas peredaran obat-obatan terlarang di wilayah masing-masing.

“Jangan menunda-nunda atau takut melapor ke pihak berwajib ketika mendapati atau mencurigai adanya pelaku peredaran obat-obatan terlarang tanpa izin,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, para pelaku dikenai Pasal 196 juncto Pasal 98 ayat 2 subsider Pasal 197 juncto Pasal 106 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

“Ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun,” tandasnya. (*)

Penulis : tim/red

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Empat Sindikat Curanmor di Neglasari Diringkus Polisi
Modus COD Handphone, Tukang Ayam Fillet Ditangkap Polisi
Terduga Pembunuh Pria dalam Sarung Diringkus
Polri Berhasil Tangkap 142 Tersangka dan Minta Blokir 2.862 Situs Judi Online
Modus jadi Pembeli, Pencuri Emas di Tangerang Diamuk Massa
Empat Orang jadi Tersangka Penggerudukan Peribadatan Mahasiswa di Setu
Polri Bongkar Lima Laboratorium Narkoba
Kedapatan Bawa Sabu, Dua Pemuda Dicokok Polisi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 12:59 WIB

Empat Sindikat Curanmor di Neglasari Diringkus Polisi

Selasa, 28 Mei 2024 - 09:38 WIB

Modus COD Handphone, Tukang Ayam Fillet Ditangkap Polisi

Senin, 13 Mei 2024 - 12:52 WIB

Terduga Pembunuh Pria dalam Sarung Diringkus

Kamis, 9 Mei 2024 - 00:20 WIB

Polri Berhasil Tangkap 142 Tersangka dan Minta Blokir 2.862 Situs Judi Online

Kamis, 9 Mei 2024 - 00:18 WIB

Modus jadi Pembeli, Pencuri Emas di Tangerang Diamuk Massa

Selasa, 7 Mei 2024 - 20:11 WIB

Empat Orang jadi Tersangka Penggerudukan Peribadatan Mahasiswa di Setu

Selasa, 7 Mei 2024 - 20:01 WIB

Polri Bongkar Lima Laboratorium Narkoba

Selasa, 7 Mei 2024 - 11:20 WIB

Kedapatan Bawa Sabu, Dua Pemuda Dicokok Polisi

Berita Terbaru

Banten Raya

Sosok Andra Soni Disebut Layak Didukung di Pilgub Banten

Rabu, 29 Mei 2024 - 13:09 WIB

Pemerintahan

Panwascam Curug Lakukan Seleksi 14 Calon Anggota PKD

Rabu, 29 Mei 2024 - 13:06 WIB

Pilkada 2024

Demokrat Tugaskan Teguh Dampingi Bobby di Pilgub Sumut

Rabu, 29 Mei 2024 - 13:04 WIB

Pemerintahan

DPRD dan AJM Sepakat Tolak RUU Penyiaran

Rabu, 29 Mei 2024 - 12:57 WIB