Proyek Beton Jalan Rp47 M, Publik Diminta Waspadai Potensi Korupsi

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantenraya.co | LEBAK

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, mengalokasikan anggaran sebesar Rp47 miliar untuk perbaikan jalan pada tahun 2026. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan akses perekonomian masyarakat di daerah itu.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak, Hamdan Soleh, mengatakan seluruh perbaikan jalan akan dikerjakan menggunakan konstruksi betonisasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perbaikan jalan itu semuanya dikerjakan dengan konstruksi betonisasi,” kata Hamdan di Lebak, Selasa (06/01/2026).

Ia menjelaskan, saat ini kondisi ruas jalan kabupaten di Lebak sepanjang 749,43 kilometer atau sekitar 74,86 persen sudah dalam kategori sangat layak dilintasi berbagai jenis angkutan karena berlapis hotmix aspal dan beton.
Sementara itu, sekitar 25,14 persen ruas jalan lainnya masih dalam kondisi rusak. Untuk menuntaskan permasalahan tersebut, pemerintah daerah secara bertahap mengalokasikan anggaran perbaikan jalan sebesar Rp47 miliar.

Baca Juga :  Napi Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Diduga Bebas Gunakan Hp

Adapun ruas jalan yang menjadi sasaran perbaikan tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain Bojongmanik, Cirinten, Leuwidamar, Muncang, serta wilayah Lebak Selatan yang meliputi Wanasalam, Malingping, Cihara, Cilograng, dan Cibeber.

“Kami berharap perbaikan jalan itu berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Hamdan.

Menurut dia, perbaikan infrastruktur jalan merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam pengendalian kemiskinan. Pasalnya, kondisi jalan yang rusak selama ini menyulitkan masyarakat dalam mengangkut hasil bumi ke luar daerah, sehingga biaya transportasi menjadi tinggi.

Baca Juga :  Makan Bergizi Gratis Diluncurkan di Rangkasbitung

Dengan perbaikan jalan tersebut, Hamdan meyakini aktivitas ekonomi masyarakat akan semakin lancar, termasuk distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

“Kami meyakini masyarakat bisa melakukan kegiatan ekonomi selama 24 jam untuk mengangkut hasil bumi, seperti komoditas bambu, kayu, pisang, kelapa, sayuran, dan padi ke luar daerah,” katanya.

Sementara itu, warga menyambut positif rencana perbaikan jalan kabupaten tersebut. Mereka berharap infrastruktur yang lebih baik dapat menunjang mobilitas dan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap perbaikan jalan itu dapat meningkatkan pendapatan ekonomi, karena biaya angkutan terjangkau untuk memasarkan hasil pertanian,” kata Somad (45), warga Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak. (jat/dam/hmi)

Berita Terkait

Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
ATR/BPN Perkuat Legalitas Tanah Ulayat di Lebak
Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
PKB Lebak Ajukan Empat Nama Calon Ketua DPC ke DPP
PBB Sawah di Lebak Ditiadakan untuk Lahan di Bawah 5.000 m²
Kapolres Lebak Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers
Selama Mudik Lebaran Tol Rangkasbitung–Cileles Gratis
Pemerataan Layanan Kesehatan di Wilayah 3T, MA Apresiasi Gubernur
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 15:40 WIB

Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi

Jumat, 10 April 2026 - 11:13 WIB

ATR/BPN Perkuat Legalitas Tanah Ulayat di Lebak

Kamis, 9 April 2026 - 13:34 WIB

Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi

Selasa, 7 April 2026 - 11:51 WIB

PKB Lebak Ajukan Empat Nama Calon Ketua DPC ke DPP

Kamis, 2 April 2026 - 13:31 WIB

PBB Sawah di Lebak Ditiadakan untuk Lahan di Bawah 5.000 m²

Berita Terbaru

Banten Raya

Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:40 WIB

headline

Gubernur Banten Setuju Larangan Vape Usulan BNN

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:33 WIB

headline

Aktivis Nilai CSR Kota Tangerang Belum Maksimal

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:29 WIB