bantenraya.co | TANGERANG
Kekerasan seksual terhadap anak menjadi perhatian serius Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang. Hal tersebut terungkap saat kegiatan sosialisasi PCM Kronjo, bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Tangerang, kemarin.
Ketua PCM Kecamatan Kronjo, Ndang Nurul Huda menuturkan, untuk menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak dibutuhkan kolaborasi antara tokoh agama, pemuda maupun masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Ndang, pendidikan karakter merupakan solusi fundamental untuk mencegah maraknya tindak kekerasan seksual.
Lebih lanjut Ndang memaparkan, pendidikan karakter menjadi fondasi utama. Ini bukan hanya soal pengetahuan, tetapi bagaimana membentuk empati, kesadaran diri, dan keberanian untuk berkata tidak pada kekerasan.
“Anak-anak adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh elemen masyarakat semakin peduli dan aktif dalam mencegah kekerasan seksual terhadap anak,” ujar Ndang.
Sementara itu, Hendri Gunawan salah seorang pembicara dari KPAI Provinsi Banten memaparkan, dampak kekerasan seksual pada anak, serta pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam perlindungan anak.
“Kekerasan seksual bukan hanya melukai fisik, tetapi juga meninggalkan trauma jangka panjang. Pencegahan harus dimulai dari keluarga, sekolah dan komunitas,” tegas Hendri.
Hal yang sama diungkapkan Kabid Perlindungan Anak DPPPA Kabupaten Tangerang. Dinas yang konsen terhadap pemberdayaan perempuan dan anak ini, memiliki komitmen dalam upaya perlindungan anak.
“Kami terus mendorong edukasi dan sosialisasi seperti ini agar masyarakat lebih sadar dan tanggap terhadap kasus kekerasan seksual. Kami juga menyediakan layanan pengaduan dan pendampingan bagi korban,” ungkapnya.
Kegiatan yang dilaksanakan di SDN Pagedangan Udik, Kecamatan Kronjo ini, dihadiri pengurus PCM Kronjop, DPK KNPI Kecamatan Kronjo, PCPM, OKP se-Kecamatan Kronjo, serta masyarakat umum. (*)
Penulis : Den
Editor : Mas







