bantenraya.co | JAKARTA
Heboh viral hitungan suara Pilpres 2024 di luar negeri, mulai bertebaran. 3 pasang Capres-Cawapres, menang di beberapa negara. Berdasarkan portal pemilumbourne.com, Pasangan nomor urut 1, Anis-Muhaimin menang di Arab Saudi dan Timur Tengah. Amin mendapatkan 43.4%, Prabowo 28.9% dan Ganjar mahfud: 27.7%.
Sementara Video viral di media sosial X atau Twitter, rekaman penghitungan suara tersebut diunggah oleh akun @alextham878 pada Rabu (7/2), pasangan Nomor urut 2 Prabowo-Gibran menang di beberapa negara. Pada video tersebut, terlihat beberapa hasil hitungan suara di beberapa negara yaitu Malaysia, Taiwan, Singapura, Korea Selatan, Jepang, dan Arab Saudi, Prabowo-Gibran Unggul.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di Malaysia, berdasarkan video tersebut, paslon nomor urut 1. Anies-Muhaimin meraih 9,5 persen. Sedangkan paslon nomor urut 2, Prabowo-Gibran menjadi pemenang di negara tersebut dengan raihan 83,2 persen suara. Lalu, untuk paslon nomor urut 3, Ganjar-Mahfud terlihat hanya meraih 7,3 persen.
Sementara di negara lain yang terpampang dalam video tersebut, Prabowo-Gibran selalu meraih suara tertinggi secara telak ketimbang dua paslon lainnya seperti Taiwan (88,2 persen), Singapura (80,2 persen), Korsel (85,2 persen), Jepang (75,2 persen), dan Arab Saudi (87,2 persen).
Sementara pasangan nomor urut 3 Ganjar – Mahfud dari hasil exit poll Pemilu 2024 di luar negeri seperti dikutip dari laman pemilumelbourne.com.
Australia, Amin: 32.9%
Prabowo: 10.4%
Ganjar Mahfud: 56.7%
Hongkong, Amin: 14.2%
Prabowo: 31.6%
Ganjar Mahfud: 54.2%
Arab Saudi & Timur Tengah Amin: 43.4%
Prabowo: 28.9%
Ganjar Mahfud: 27.7%
Eropa selain UK, Amin: 34.1%
Prabowo: 9.4%
Ganjar Mahfud: 56.5%
Amerika Selatan Amin: 4.7%
Prabowo: 22.7%
Ganjar Mahfud: 72.6%
Amerika Serikat, Amin: 38.2% Prabowo: 21.4%
Ganjar Mahfud: 40.4%
Timor Leste, Amin: 9.8%
Prabowo: 26.3%
Ganjar Mahfud: 63.9%.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy’ari menegaskan video terkait hasil hitungan suara Pilpres 2024 di luar negeri tersebut tidak benar.
“Publikasi hasil penghitungan suara Pemilu luar negeri tersebut adalah tidak benar,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (8/2/2024).
Hasyim mengungkapkan pencoblosan di luar negeri memang dilaksanakan lebih awal ketimbang di Indonesia.
Dijelaskan Hasyim ada tiga metode yang telah dilakukan pihaknya untuk melakukan pencoblosan di luar negeri seperti mencoblos di TPS, pengiriman surat suara lewat pos, dan disediakannya kotak suara keliling.
Meski pencoblosan di luar negeri dilakukan lebih awal, namun tegas Hasyim penghitungan suara tetap dilaksanakan bersamaan dengan penghitungan di dalam negeri.
“Penghitungan suara pemilu luar negeri dilaksanakan bersamaan, dengan waktu penghitungan suara pemilu dalam negeri yaitu pada 14-15 Februari 2024,” tandasnya.
Dengan demikian, sambungnya, bila sudah ada publikasi hasil penghitungan suara luar negeri sebelum 14 Februari 2024, di pastikan itu adalah tidak benar. (*)
Penulis : ard
Editor : dwi teguh







