bantenraya.co | JAKARTA
Warung Kelontong Madura, buka 24 jam dilarang Kementerian Koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah) mengundang reaksi masyarakat Madura. Salah satu tokoh Madura asal Pamekasan, HM.Jusuf Rizal.SH kritik agar Kemenkop UKM jangan jadi jongos kapitalis.
“Pemerintah atau Kemenkop UKM sudah seperti jongos para kapitalis. Bukannya membatasi menjamurnya minimarket dan melindungi usaha kecil kelontong, malah yang kecil pula mau ditindas” tegas Jusuf Rizal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Komentar tersebut disampaikan Jusuf Rizal menjawab pertanyaan media di Jakarta terkait pernyataan keberpihakan Kemenkop UKM yang disampaikan Sekretaris Kemenkop UKM, Arif Rahman Hakim agar usaha Warung Kelontong Warga Madura, tidak buka 24 jam, padahal usaha kelontong yang buka 24 jam itu banyak.
Jusuf Rizal, menegaskan kenapa Kemenkop UKM hanya melarang Warung Kelontong milik warga Madura. Kenapa usaha warung kelontong lain juga ada yang buka 24 jam, tapi fokus Kemenkop UKM hanya kepada warung etnis Madura. Kenapa minimarket banyak yang melanggar jam operasional, tidak menjadi perhatian Kemenkop UKM?
“Semestinya Kemenkop UKM memberi perlindungan, pembinaan, bantuan manajemen dan permodalan selaku pembina UKM. Tidak malah membela usaha kapitalis yang kian hari makin mencaplok peluang usaha rakyat kecil dengan melanggar Permendag Nomor 23 Tahun 2021, sehingga usaha kecil dan koperasi makin tersisih,” tegasnya.
Lebih lanjut Jusuf Rizal malah mengimbau kepada para warga Madura di manapun berada agar meningkatkan kesatuan dan persatuan untuk ikut mendukung berbagai program pemerintah yang memberi keuntungan bagi masyarakat. Jika merugikan masyarakat, wajib dikritisi secara konstruktif.
“Selama tidak melanggar ketentuan silahkan buka 24 jam sampai kiamat. Karena sejauh ini Permendag No 23 Tahun 2021 hanya mengatur soal jam operasional hipermarket, supermarket dan minimarket. Tapi justru di lapangan masih banyak mini market yang buka diluar jam operasional,” tegas Jusuf Rizal. (*)
Penulis : arg
Editor : dwi teguh







