Bantenraya.co | TANGERANG
Unit Reskrim Polsek Ciledug di bawah pimpinan Kanit Reskrim, didampingi Panit Opsnal dan tim Opsnal, berhasil mengamankan dua pria yang diduga sebagai pelaku begal bersenjata tajam, Senin (10/11/2025) sekitar pukul 02.40 WIB.
Kedua pelaku diamankan saat petugas melakukan patroli malam di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Petugas mencurigai dua orang yang melintas dengan gerak-gerik mencurigakan. Setelah dibuntuti, keduanya berhenti di depan ruko Mitra Interior di Jalan Cipto Mangunkusumo No.127.
Tim Opsnal kemudian melakukan pemeriksaan dan penggeledahan. Dari hasil penggeledahan, ditemukan dua senjata tajam: satu bilah celurit yang disimpan di pinggang pelaku berinisial SB (26), warga Duri Kosambi, Jakarta Barat, dan satu bilah belati milik AAP (31), warga Cengkareng Timur, Jakarta Barat.
Selain senjata tajam, polisi juga menyita barang bukti lain berupa satu unit sepeda motor dan satu unit telepon genggam. Kedua pelaku bersama barang bukti dibawa ke Mapolsek Ciledug untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Saksi penangkapan terdiri atas personel Unit Reskrim Polsek Ciledug, yakni IPTU Montana Maruli Pakpahan, IPDA Hari Agus Mahardiko, AIPTU Ahmad Sofyan, AIPDA Salman Alfarisi, dan BRIPTU Fajar Falah.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari bersama Kapolsek Ciledug Kompol R.A. Dalby membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi terhadap tindakan cepat anggota di lapangan yang berhasil mencegah potensi tindak kejahatan jalanan.
“Kami akan terus meningkatkan patroli malam dan penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan jalanan demi menjaga keamanan masyarakat Ciledug dan sekitarnya,” ujar Kapolres.
Saat ini penyidik Polsek Ciledug masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku dan mendalami kemungkinan keterlibatan mereka dalam aksi kejahatan lain di wilayah Tangerang dan sekitarnya.
“Jika masyarakat melihat atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas, segera hubungi Call Center 110 agar petugas dapat cepat merespons,” imbuhnya. (wil/dam)







