bantenraya.co | PANDEGLANG
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pandeglang, Mohamad Ilham, menyatakan keraguannya terhadap arah pembangunan Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Andra Soni – Dimyati Natakusumah.
Ilham menyoroti berbagai permasalahan yang masih dihadapi Banten, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ekonomi. Menurutnya, meskipun pergantian kepemimpinan terus terjadi, belum ada solusi konkret yang memastikan kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Banten.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Makanya hari ini kami masih meragukan arah Banten mau dibawa ke mana oleh pemimpinnya itu sendiri,” ujarnya, kemarin kepada media.
Ilham menjelaskan bahwa ketimpangan sosial masih menjadi persoalan serius di Banten. Beberapa hal yang ia soroti antara lain:
Pendidikan – Masih tingginya angka putus sekolah serta kurangnya fasilitas pendidikan yang memadai.
Kesehatan – Banyak masyarakat yang belum merasakan jaminan layanan kesehatan yang optimal ketika berobat ke rumah sakit.
Infrastruktur – Masih banyak jalan rusak yang menghambat mobilitas dan perekonomian warga.
Ekonomi – Minimnya lapangan pekerjaan, rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta kekhawatiran terhadap praktik korupsi akibat birokrasi yang dinilai belum transparan dan efisien.
Ilham menekankan bahwa keadilan dan pemerintahan yang bebas dari korupsi bukan hanya menjadi tanggung jawab Gubernur dan Wakil Gubernur, tetapi harus diterapkan dalam seluruh sistem pemerintahan di Banten.
Sebagai bentuk solusi, Ilham meminta kepada Gubernur Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah agar kebijakan yang dibuat selalu berpihak pada kepentingan rakyat. Ia juga menyoroti pentingnya penerapan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran, yang harus tetap memprioritaskan sektor-sektor utama seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
“HMI mengajak seluruh elemen mahasiswa, pemuda, dan masyarakat untuk mengawal kebijakan pemerintah provinsi. Jika dalam 100 hari kerja tidak ada perbaikan signifikan, maka kami wajib menagih janji-janji yang telah disampaikan, bahkan dengan aksi demonstrasi besar-besaran,” tegasnya.
Dengan berbagai tantangan yang ada, HMI Cabang Pandeglang berharap kepemimpinan baru dapat menghadirkan solusi konkret demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Banten.(ian/FB/ris)







