Kejari Serang Hentikan Perkara Muhyani

Sabtu, 16 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kajati Banten Didik Farkhan.

Kajati Banten Didik Farkhan.

bantenraya.co | SERANG

Kejaksaan Negeri Serang menghentikan perkara Muhyani, seorang peternak di Serang yang dituduh membunuh Waldi, seorang pencuri ternak. Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) dikeluarkan Kajari Serang setelah dilakukan gelar perkara di Kejati Banten. Hal ini diungkapkan oleh Kasi Penerangan Hukum Kejati Banten, Rangga Adekresna.

Ekspose dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Dr. Didik Farkhan dan Aspidum Jefri Penanging Meakapedua, SH.MH. Hadir juga Kajari Serang Yusfidly, Kasi Pidum dan Jaksa Penuntut Umum dari Kejari Serang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hasil ekspose semua sepakat bila bahwa perkara an MUHYANI Bin SUBRATA tidak layak untuk dilimpahkan ke pengadilan. Berdasarkan fakta perbuatan yang digali oleh Jaksa Penuntut Umum, ditemukan bahwa telah terjadi “pembelaan terpaksa (noodweer) sebagaimana yang dimaksud oleh Pasal 49 Ayat (1) KUHP,” kata Kajati Banten Didik Farkhan.

Didik menambahkan, isi pasal itu bahwa, tidak dipidana barang siapa melakukan perbuatan pembelaan terpaksa untuk diri sendiri maupun untuk orang lain, kehormatan, kesusilaan atau harta benda sendiri maupun orang lain, karena ada serangan atau ancaman ketika itu yang melawan hukum, terhadap diri sendiri maupun orang lain, terhadap kehormatan kesusilaan atau harta benda sendiri maupun orang lain.

Baca Juga :  Penipuan Bermodus Baru, Kapolresta Tangerang Berikan Himbauan

“Bahwa dalam berkas perkara terungkap bahwa MUHYANI Bin SUBRATA selaku penjaga kambing, berdasarkan Pasal 49 ayat (1) KUHP dapat melakukan pembelaan terpaksa atas harta benda milik sendiri maupun orang lain,” jelasnya.

Seperti diketahui bahwa berdasarkan Visum et Repertum No VER/PD/01/II/2023/RS Bhayangkara tanggal 14 Maret 2023 yang memeriksa korban memberikan kesimpulan korban meninggal dunia akibat pendarahan, dan dari berkas perkara terungkap korban sempat meminta bantuan Saksi AS (terpidana yang melakukan pencurian yang sudah dijatuhi pidana selama satu tahun penjara untuk menolongnya, akan tetapi karena tidak ditolong oleh Saksi AS, korban meninggal di area persawahan.

Baca Juga :  RK dan Tokoh NU Menguat Dampingi Ganjar

Dari hasil ekspose terungkap, bahwa dari hasil Visum et Repertum dapat diperoleh kesimpulan bahwa korban tidak dinyatakan meninggal secara langsung karena perbuatan Muhyani yang menusukkan gunting ke bagian dada korban, akan tetapi korban meninggal karena perdarahan dan tidak segera mendapatkan bantuan, sehingga dapat disimpulkan korban tidak secara langsung meninggal oleh akibat perbuatan Muhyani.

Selanjutnya, dari berkas perkara diperoleh fakta, Muhyani melakukan perlawanan terhadap korban dengan menggunakan alat berupa gunting, dikarenakan merasa terancam dengan korban yang membawa sebilah golok.

“Kajari Serang telah mengeluarkan SKPP karena berdasarkan kesimpulan  pembelaan terpaksa dapat dibuktikan memang benar telah dilakukan oleh Muhyani, jadi perkara itu close dan tidak dilakukan penuntutan,” tegas Didik Farkhan. (*)

Penulis : red

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Polisi Berhasil Ringkus Bandar Sabu di Dua Tempat
Davina Karamoy Dapat Peran Menantang
Diduga Sebar Black Campaign KNPI Tidak Netral, Dewan Amud Menyangkal
Polda Banten Tetapkan 14 Tersangka Kasus Pemburuan Liar Badak Bercula Satu
Prostitusi Online Michat Sudah Sampai ke Sentul Balaraja
Warga Harapkan Proyek U-Ditc Selesai dengan Maksimal
Gegara Servis HP, Leher Sopir Angkot Disayat hingga Sekarat
Digerebek Polisi, Puluhan Penjudi Sabung Ayam Kocar kacir
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 10:17 WIB

Polisi Berhasil Ringkus Bandar Sabu di Dua Tempat

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:38 WIB

Davina Karamoy Dapat Peran Menantang

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:18 WIB

Diduga Sebar Black Campaign KNPI Tidak Netral, Dewan Amud Menyangkal

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:14 WIB

Polda Banten Tetapkan 14 Tersangka Kasus Pemburuan Liar Badak Bercula Satu

Minggu, 9 Juni 2024 - 19:20 WIB

Prostitusi Online Michat Sudah Sampai ke Sentul Balaraja

Rabu, 5 Juni 2024 - 18:10 WIB

Warga Harapkan Proyek U-Ditc Selesai dengan Maksimal

Senin, 3 Juni 2024 - 22:51 WIB

Gegara Servis HP, Leher Sopir Angkot Disayat hingga Sekarat

Senin, 3 Juni 2024 - 11:02 WIB

Digerebek Polisi, Puluhan Penjudi Sabung Ayam Kocar kacir

Berita Terbaru

Pilkada 2024

Serahkan 233.302 Berkas Calon Perseorangan, Zul-Lerru Optimis Lolos

Sabtu, 15 Jun 2024 - 09:11 WIB

Kabupaten Tangerang

Sabet 138 Medali, Kontingen Kabupaten Tangerang Masuk Tiga Besar POPDA 2024

Jumat, 14 Jun 2024 - 13:14 WIB

Kabupaten Tangerang

Sekda : Pedagang Lama Dapat Prioritas Utama Lapak Pasar Mauk

Jumat, 14 Jun 2024 - 10:57 WIB

Hukum & Kriminal

Polisi Berhasil Ringkus Bandar Sabu di Dua Tempat

Jumat, 14 Jun 2024 - 10:17 WIB