bantenraya.co | TANGERANG
Memasuki musim hujan, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mengalami peningkatan.
Lingkungan yang lembap, genangan air, dan perubahan cuaca menciptakan kondisi ideal bagi nyamuk Aedes aegypti untuk berkembang biak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
DBD bukan penyakit ringan jika terlambat ditangani, penyakit ini bisa berujung pada komplikasi berat.
Oleh karena itu, memahami penyebab, gejala, serta cara pencegahannya sangat penting untuk melindungi diri dan keluarga.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Permata Hati Cikupa, dr. Daniel Adiya, Sp.PD, menuturkan, ada beberapa langkah-langkah antisipatif yang perlu dilakukan pada memasuki musim penghujan.
Menurut alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara, Jakarta, mencegah penyebaran DBD yang sangat efektif dengan menggerakan masyarakat dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui kegiatan Menguras Menutup dan Mendaur ulang atai memanfaatkan kembali (3M).
Serta memantau wadah air yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, menabur bubuk larvasida pada tempat air yang sulit untuk dikuras, mengganti air vas bunga minimal setiap 2-3 hari sekali, mengeringkan air di alas pot bunga, memperbaiki saluran air dan lain-lain.
Bahkan dokter yang bertugas di RS Permata Hati beralamat, Desa Sukadamai, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang ini, mengoptimalkan peran serta masyarakat dalam mengimplementasikan gerakan satu rumah satu jumantik, dengan menunjuk juru pemantau jentik (Jumantik), memastikan tidak ada jentik di rumah masing-masing.
dr. Daniel mengingatkan, pentingnya menjaga daya tahan tubuh dan perlindungan diri. Bagi warga yang terpaksa beraktivitas di area genangan air atau banjir, disarankan menggunakan alas kaki atau sepatu bot untuk mencegah masuknya kuman penyakit melalui kulit.
“Masyarakat juga diminta tidak menunda untuk melalukan pemeriksaan medis. Jika muncul gejala demam yang tidak kunjung membaik dalam waktu tiga hari, warga diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat,” tegas dr. Daniel. (*)
Penulis : Den
Editor : Mas







